Tambang Ilegal Masih Marak, DPRD Bulukumba Pertanyakan Kinerja Tim Satgas

Selasa, 6 Maret 2018 09:38

FAJAR.CO.ID, BULUKUMBA — Hingga saat ini, masih banyak tambang ilegal yang beroperasi di Kabupaten Bulukumba. Hal itu pun memicu pertanyaan DPRD Bulukumba terkait kinerja Tim Satgas Tambang Ilegal.Ketua Komisi C, DPRD Bulukumba, Andi Pangerang dalam rapat Mitra Komisi, Senin (5/3/18) kecewa lantaran tim Satgas dianggap tidak mampu memberantas tambang ilegal.Khusunya wilayah zona merah yang dinyatakan daerah yang tidak lagi diperbolehkan mengeksplorasi alam, dengan mengambil Pasir dan Batu (Sirtu).Terpisah, Anggota Komisi C, Andi Tenri Alang, mengaku mendapatkan laporan masyarakat, khususnya disepanjang sungai Balantieng, yang ditakutkan bila terus terjadi akan merusak badan sungai dan berdampak abrasi hingga rusaknya ekosistem dan persawahan.“Kita tegaskan tidak boleh lagi ada kegiatan penambangan pada wilayah zona merah, tetapi laporan yang kami terima, di Sungai Balantieng Desa Balong dan Desa Lonrong masih ada kegiatan tambang,” ungkap Andi Tenri.Kepala Dinas Lingkungan Hidup  dan Kehutanan (DLHK) Bulukumba, Andi Misbawati Wawo mengatakan tidak mengetahui permasalahan tambang Ilegal, pasalnya hal tersebut telah masuk ranah hukum, yang ditindaki oleh kepolisian yang turut tergabung dalam tim satgas ilegal.

Bagikan berita ini:
4
4
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar