Jalan ini Bikin Kepala Daerah Malu

FAJAR.CO.ID, TANJUNG SELOR - Aksi warga yang berinisiatif menambal jalan berlubang di dalam kota Kecamatan Tanjung Selor, mendapat banyak apresiasi dari warga lainnya.

Namun, ada juga warga yang mengkritisi karena menilai Pemkab Bulungan tidak memiliki upaya untuk memperbaiki kerusakan jalan. Bahkan, Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala mengaku malu.

Dia pun meminta dinas terkait melakukan inventarisasi jalan rusak yang ada di Tanjung Selor. “Kami sangat berterima kasih atas kepedulian warga Tanjung Selor dengan kondisi daerahnya. Kami yakin ini adalah wujud kepedulian dan kecintaan warga Tanjung Selor. Kami sebenarnya malu dengan upaya warga itu," ujarnya, Ahad (4/3).

Dikatakan, minimnya anggaran beberapa tahun ini, ikut berdampak pada alokasi anggaran pemeliharaan jalan di Tanjung Selor. Sementara kebutuhan perbaikan jalan pun diperlukan di kecamatan lain.

“2017 lalu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) hanya mampu menyediakan anggaran untuk pemeliharaan jalan Rp 200 juta, sehingga tidak terlalu banyak yang bisa diakomodir. Kemungkinan anggaran yang dialokasikan pada 2018 nilainya sama dengan tahun sebelumnya,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, Pemkab Bulungan berupaya menggunakan dana corporate social responsibility (CSR) dari perusahaan untuk perbaikan jalan, khususnya di wilayah kecamatan yang kondisi jalannya cukup memprihatinkan.

Dengan demikian, kontribusi CSR juga dapat dirasakan masyarakat. Misal, kata dia, di wilayah pedalaman Sungai Kayan beberapa perusahaan sawit juga sudah diarahkan untuk membantu perbaikan jalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat. (*/isa/fen)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Redaksi M1


Comment

Loading...