Kabareskrim Maklum Disebut Kapolri Paling Tidak Dipercaya

Rabu, 7 Maret 2018 - 05:37 WIB
Kepala Bareskrim Polri, Komjen Pol Ari Dono Sukmanto (paling kiri). (Foto: Rmol)

FAJAR.CO.ID — Kepala Bareskrim Polri, Komjen Pol Ari Dono Sukmanto, menjawab protes Kepala Polri lantaran bidang reserse penyumbang terbesar ketidakpercayaan publik terhadap Polri.

“Ada pelapor, ada tersangka. Pelapor kalau prosesnya jalan lancar, dia senang. Tersangka, dia enggak senang sama polisi yang menyidik,” kata Ari di sela Rakernis Bareskrim di Mercure Hotel, Ancol, Jakarta, Selasa (6/3/2018).

Ari contohkan ketika ada pelapor yang perkaranya tidak jalan karena kurang bukti sehingga perkaranya terhambat. Kasus seperti inilah yang kerap menimbulkan ketidaksukaan publik ke polisi.

“Otomatis reserse dianggap enggak melayani penegakan hukum. Pasti ada yang enggak suka,” sanggahnya.

Dalam pemaparan di Rekernis Bareskrim, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyampaikan bahwa bidang reserse merupakan penyumbang terbesar ketidakpercayaan publik terhadap Polri. Memang Polri kini menempati peringkat cukup baik dalam hal kepercayaan publik. Namun, di sisi lain, masih ada angka ketidakpercayaan publik yang tak bisa diabaikan.

“Bidang reserse paling banyak komplain tertinggi,” ujar Tito.

Tidak cuma itu, temuan Ombudsman RI juga menyimpulkan bahwa publik banyak mengeluhkan pelayanan Polri dalam bidang reserse. Karena itu, Kapolri meminta jajaran reserse untuk berbenah dan mengevaluasi apa penyebab kinerja mereka dianggap tak memuaskan oleh masyarakat. [ald]”Ada pelapor, ada tersangka. Pelapor kalau prosesnya jalan lancar, dia senang. Tersangka, dia enggak senang sama polisi yang menyidik,” kata Ari di sela Rakernis Bareskrim di Mercure Hotel, Ancol, Jakarta, Selasa (6/3).

Ari contohkan ketika ada pelapor yang perkaranya tidak jalan karena kurang bukti sehingga perkaranya terhambat. Kasus seperti inilah yang kerap menimbulkan ketidaksukaan publik ke polisi.

“Otomatis reserse dianggap enggak melayani penegakan hukum. Pasti ada yang enggak suka,” sanggahnya.

Dalam pemaparan di Rekernis Bareskrim, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyampaikan bahwa bidang reserse merupakan penyumbang terbesar ketidakpercayaan publik terhadap Polri. Memang Polri kini menempati peringkat cukup baik dalam hal kepercayaan publik. Namun, di sisi lain, masih ada angka ketidakpercayaan publik yang tak bisa diabaikan.

“Bidang reserse paling banyak komplain tertinggi,” ujar Tito.

Tidak cuma itu, temuan Ombudsman RI juga menyimpulkan bahwa publik banyak mengeluhkan pelayanan Polri dalam bidang reserse. Karena itu, Kapolri meminta jajaran reserse untuk berbenah dan mengevaluasi apa penyebab kinerja mereka dianggap tak memuaskan oleh masyarakat. (ald)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.