Habis Pingsan, Setnov Tak Tahu Data Medisnya Dipalsukan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Terdakwa kasus korupsi KTP elektronik Setya Novanto mengaku tidak tahu-menahu jika dr. Bimanesh Sutardjo memalsukan data medisnya.

Bimanesh, dokter RS Medika Permata Hijau Jakarta bersama pengacara Fredrich Yunadi ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana mencegah, merintangi, atau menggagalkan penyidikan kasus KTP-el dengan tersangka Setya Novanto.

“Waduh, saya kok malah enggak tahu, kalau saya dari awal sudah ada data medis, dari awal saya nggak tahu kalau palsu,” kata Setnov sapaan akrab mantan Ketua DPR itu di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (8/3).

Setnov menjelaskan dokter yang hari ini menjalani sidang pertama baru ditemuinya saat sadar dari pingsan di RS pasca kecelakaan.

“Saya benar-benar enggak tahu, ya saya ketemu pas lagi pingsan terus bangun sudah ada dokter dijelaskan Bimanesh cuma hanya dua menit sudah itu terus besoknya sebentar,” tukasnya.

Bimanesh adalah dokter yang diduga telah bersekongkol dengan pengacara Setya Novanto saat itu yakni Fredrich Yunadi untuk memalsukan rekam medis Setnov untuk menghambat pemeriksaan KPK.

Mereka disangkakan melanggar Pasal 21 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. [rus]

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...