Loh, Tersangka Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Pasien Gugat Polrestabes Surabaya

Kamis, 8 Maret 2018 00:07

FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Setelah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan pelecehan seksual, Zunaidi Abdillah,32, melakukan perlawanan. Melalui kuasa hukumnya, Zunaidi secara resmi memasukan surat gugatan prapradilan terhadap Kapolrestabes Surabaya ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (6/3). Gugatan tersebut dilakukan lantaran pihak kepolisian menyalahi prosedur dalam penetapan tersangka mantan perawat RS NH Surabaya tersebut.Kuasa hukum Zunaidi, M Sholeh mengatakan, proses penetapan Zunaidi sebagai tersangka dinilai penuh kejanggalan. Sebab menurutnya Zunaidi tak pernah terbukti melakukan tindakan asusila tersebut. Jika yang menjadi landasan penyidik dalam menetapkan tersangka adalah pengakuan korban dan video permintamaafan tersangka  jelas janggal.”Zunaidi dijebak untuk mengakui perbuatan yang tak pernah dilakukan, tapi dia mau minta maaf supaya masalahnya cepat selesai. Ternyata permintaan maaf tersebut direkam dan disebarkan ke medsos dan seolah-olah dia melakukan tindak asusila,” terangnya.Sholeh juga menjelaskan, tuduhan perbuatan asusila Zunaidi terjadi pada 23 Januari 2018 di RS NH. Namun Zunaidi diminta menemui korban yang difasilitasi rumah sakit pada 25 Januari 2018. Artinya ada durasi waktu 24 jam setelah kejadiannya.”Jadi saya bertanya, apa logis orang yang mendapat tindakan pelecehan seksual diam saja. Baru setelah  24 jam dipermasalahkan,” tanya Sholeh.Selain itu, Sholeh juga mempertanyakan mengapa penyidik Polrestabes Surabaya tidak pernah menyita rekaman CCTV milik RS NH soal pertemuan Zunaidi, korban dan pihak rumah sakit ketika ada permintaan maaf.

Komentar