Minta Uang tak Dikasih, Leher Riyani Digorok Sholeh, Innalilahi…

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, BAGKALAN – Warga Dusun Bujur, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kwanyar, Bangkalan, geger sekitar pukul 08.00 Kamis (8/3). Riyani, 52, warga setempat, ditemukan tewas di warung miliknya di depan SDN Pesanggrahan III. Dia tewas dengan leher tergorok.

Peristiwa pembunuhan itu bermula saat Riyani berada di warungnya untuk berjualan. Sholeh, 22, warga Desa Paoran, Kecamatan Kwanyar, mendatangi warung itu. Sholeh langsung meminta uang kepada Riyani. Namun, Riyani enggan menuruti permintaan Sholeh.

Kesal permintaannya tidak dituruti, Sholeh menampar Riyani. Tidak hanya itu, Sholeh langsung mengambil senjata tajam (sajam) lantas menggorok leher Riyani. Seketika Riyani terkapar bersimbah darah di dalam warung.

Saat peristiwa pembunuhan itu terjadi, di sekitar warung Riyani banyak warga. Warga langsung menangkap Sholeh. Warga lalu mengikat tangan dan kaki Sholeh. Tidak hanya itu, Sholeh menjadi bulan-bulan warga. Akibatnya, Sholeh mengalami luka di sekujur tubuhnya.

Beberapa saat kemudian, anggota Polsek Kwanyar dibantu personel Koramil Kwanyar mendatangi tempat kejadian perkara. Selanjutnya, Sholeh dan korban dibawa ke Puskesmas Kwanyar.

Warga ramai-ramai berkumpul di depan puskesmas. Mereka ingin menghakimi Sholeh. Beruntung, aparat sigap menjaga keamanan di depan puskesmas. Sekitar  10.30 Sholeh dibawa ke RSUD Syamrabu Bangkalan untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara jenazah Riyani dipulangkan ke rumah duka untuk dimakamkan.

Kepala Puskesmas Kwanyar dr Anita Oktavia mengatakan, Sholeh mengalami luka di hampir seluruh tubuhnya. Luka itu akibat Sholeh diamuk warga. ”Warga semakin banyak datang ke puskesmas. Demi menjaga keamanan, Sholeh dibawa ke RSUD Syamrabu,” katanya.

Diungkapkan, saat tiba di Puskesmas Kwanyar, Riyani sudah meninggal. Dia mengalami luka yang cukup parah di leher. Atas permintaan keluarga, Riyani tidak dibawa ke RSUD Syamrabu Bangkalan untuk diotopsi.

Pihak puskesmas hanya menjahit luka robek di leher Riyani. Kemudian, jenazah dibawa pulang ke rumah duka. ”Ini atas permintaan keluarga korban,” ucapnya.

Kasubbaghumas Polres Bangkalan AKP Bidarudin membenarkan pembunuhan Suryani diduga kuat dilakukan Sholeh. Dugaan sementara, pembunuhan terjadi lantaran pelaku meminta uang, namun tidak diberi oleh korban.

Sholeh dijerat pasal 365 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian. Tersangka diancam hukuman pidana kurungan di atas sepuluh tahun. ”Tersangka masih diperiksa. Kami masih melakukan pengembangan penyidikan,” ujarnya. (Fajar/JPR)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...