Hadiri Maulid di Lero, Agus-TBL Minta Didoakan Pimpin Sulsel

Jumat, 9 Maret 2018 - 19:45 WIB

FAJAR.CO.ID, PINRANG – Seribuan lebih masyarakat Desa Lero, Kecamatan Suppa, Pinrang, Sulawesi Selatan menyambut gembira dan penuh sukacita, pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang dan Tanribali Lamo, Kamis (8/3/2018).

Agus – Tanribali diarak dengan tabuhan rebana atau dikenal parrawana sebagai bentuk penyambutan. Tabuhan rebana tersebut terus dimainkan mengiringi langkah rombongan, memasuki lapangan Desa Lero menuju panggung utama.

Agus – Tanribali menghadiri peringatan maulid nabi Muhammad 1439 H, yang dirangkaikan dengan khatam quran. 37 kuda menari atau saiyyang pattu’du siap dikendarai putra-putri masyarakat Lero untuk diarak keliling kampung.

Saat tiba di panggung yang terletak di sebelah utara lapangan Lero. Agus – Tanribali disambut oleh tokoh masyarakat Mandar KH Hasan Basri, yang juga imam Masjid Al Markaz al Islami. Mereka tampak bersalaman sambil berpelukan.

Dalam sambutannya, Agus AN begitu mengagumi Desa Lero yang diapit selat Makassar, dan keindahan Kota Parepare. Terlebih, di Lero, masyarakat suku Mandar masih melestarikan tradisi saiyyang pattu’du sebagai rangkaian peringatan maulid nabi Muhammad.

Wagub Sulsel 10 tahun ini pun merasa bangga bisa hadir di tengah masyarakat Lero. Ia telah menantikan waktu 3 tahun untuk bisa menyaksikan langsung tradisi saiyyang pattu’du di Desa Lero.

“Maulid ini adalah bagian dari syiar Islam di Desa Lero. Saudara-saudara kita, khususnya dari Mandar,” kata Agus AN disambut tepuk tangan meriah masyarakat.

Di tempat yang sama, Agus AN meminta izin pamit sebagai wakil gubernur kepada masyarakat Lero. Juga kepada pemerintah Kabupaten Pinrang. Ia meminta maaf, apabila selama 10 tahun menjadi wagub masih ada hal yang belum terealisasi.

Tidak hanya itu, Calon Gubernur Sulsel ini pun meminta doa restu dan dukungan masyarakat Lero untuk maju di Pilgub Sulsel.

“Kalau Tuhan berikan amanah ini, Insya Allah saya tunaikan,” katanya.

“Mohon doakan agar daerah kita bisa diberikan pemimpin dari Allah, yang bisa membawa Sulsel lebih baik lagi,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Agus dan Tanribali melepas secara simbolis saiyyang pattu’du di Desa Lero. Setelah itu, masyarakat berebutan untuk berfoto selfie bersama Agus.

Karena banyaknya warga yang memadati lapangan Lero, Agus – Tanribali bersama rombongan harus berjalan kaki ke rumah kepala Desa Lero. Jaraknya 400 meter ke arah barat lapangan.

Di sepanjang jalan, yel-yel “dua dua” sambil mengangkat tangan terus menggema dari rumah-rumah warga. Agus – Tanribali menyambutnya dengan senyum. Masyarakat begitu mengeluk-elukan kedatangan Agus – Tanribali.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.