Pati Polri asal Sulsel Masuk Bursa Pengganti Heru Winarko di KPK

Jumat, 9 Maret 2018 10:45

FAJAR.CO.ID — Dari tiga nama yang diusul Polri sebagai kandidat Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), satu di antaranya merupakan panglima tinggi (Pati) Polri asal Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Dia adalah Brigjen Hasyim Abdul Ghani.Dua nama lainnya adalah Brigjen Firli (Kapolda NTB) dan Brigjen Toni Harmanto yang sedang menjabat Kepala Biro Operasi Bareskrim.Nama Brigjen Hasyim Abdul Ghani masuk bursa sesuai bocoran Wakapolri, Komjen Syafruddin, yang menyebut tiga perwira polri layak menjabat Deputi Penindakan KPK, posisi yang ditinggalkan Irjen Heru Winarko yang kini menduduki kursi Kepala (Badan Narkotika Nasional), sejak beberapa hari lalu.”Satu kapolda NTB, satu lagi kepala biro operasi bareskrim, satu lagi salah satu pejabat polri di luar institusi polri, di BPN, Badan Pertanahan Nasional,” ujar Syafruddin usai rapat koordinasi (rakor) prestasi Asian Games di gedung PTIK, Jakarta, kemarin (Kamis, 8/3/2018).Syafruddin tidak secara spesifik menyebutkan nama ketiga calon pejabat tinggi KPK tersebut. Namun, dari penelusuran Jawa Pos, sudah jelas untuk Kapolda NTB merupakan Brigjen Firli, yang pernah menjabat sejumlah posisi mentereng, seperti Wakapolda Banten dan Ajudan Wakil Presiden (Wapres) yang saat itu dijabat Boediono.Untuk Kepala Biro Operasi Bareskrim saat ini dijabat Brigjen Toni Harmanto. Dia pernah menjabat sebagai Direktur Reserse dan Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya pada 2012. Toni pernah juga menjabat sebagai Wadir Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Mabes Polri.

Komentar


VIDEO TERKINI