Terdakwa Kasus Penipuan Proyek APBN Terancam Empat Tahun Penjara

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Terdakwa kasus penipuan dan penggelapan, Widyastuti Alamsyah Mile, terancam hukuman empat tahun penjara. Hingga saat ini, sidang kasus dugaan penipuan proyek APBN yang menyeret nama pengusaha di Makassar itu masih bergulir di Pengadilan Negeri Makassar.

“Terdakwa melanggar pasal 372 dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara dan pasal 378 juga dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,” ujar salah satu jaksa bagian Datun Kejati, Andi Partriani.

Terkait jadwal tuntutannya, Andi Patriani belum bisa memastikannya. “Kalau pembacaan tuntutan mungkin masih lama karena agenda sidangnya masih mendengarkan keterangan saksi. Sidangnya itu setiap hari Selasa,” jelasnya.

Sekadar diketahui, Widya menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Makassar sebagai terdakwa dalam kasus dugaan penipuan miliaran rupiah lantaran urusan proyek APBN.

Widya sebelumnya dilaporkan oleh Dameria ke Direktorat Kriminal Umum Polda Sulsel. Dameria sendiri adalah seorang komisaris sebuah Persereon Terbatas (PT) yang pernah menjalin hubungan bisnis dengan Widya.

Kasus dugaan penipuan ini bermula saat Dameria dan Widya menjalin hubungan bisnis setelah diperkenalkan oleh seseorang pada tahun 2014 silam. Keduanya kemudian terlibat dalam pengurusan sebuah proyek APBN untuk pembangunan dermaga di Makassar.

Pada proses pengurusan, mereka kemudian menjalin komunikasi dengan Maulana, pria yang dinilai bisa memuluskan proyek di salah satu kementerian.

Belakangan, uang ‘pelicin’ proyek pun yang mengalir ke Maulana untuk memuluskan proyek yang sedang diurus oleh korban diduga mandek di tangan tersangka. Apalagi, proyek yang dibidik tak kunjung didapat. Korban yang merasa telah ditipu akhirnya melapor ke Mapolda Sulsel. Laporan korban tertuang dalam BP/89B/VII/2017.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Syarifah Fitriani


Comment

Loading...