Uang Pecahan Rp. 50 Ribu Hasil Suap ADP-Asrun “Dipamerkan” KPK


FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sempat menjadi misteri. Uang sebanyak Rp. 2,8 Miliar hasil dugaan suap Wali Kota Kendari, Adriatma Dwi Putra (ADP) dan Calon Gubernur Sultra (Sultra) Asrun akhirnya ditemukan. Uang tersebut ditemukan di rumah kerabat ADP yang tak jauh dari Polda Sultra, Kamis (8/3) oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).Sebanyak 4 koper yang terdiri dari 3 koper berisi uang yang semuanya pecahan Rp. 50 ribu sesuai permintaan ADP dari pengusaha PT Sarana Bangun Nusantara (PT BSN), Hasmun Hamzah dan satu kopernya berisi dengan dokumentasi yang ikut disita KPK.Uang tersebut kini sudah sampai di Kantor KPK di Jakarta. Uang tersebut kemudian “dipamerkan” Wakil Ketua KPK, Basariah Pandjaitan yang didampingi Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. Namun, uang tersebut sebanyak Rp. 2.798.300.000 selisih Rp. 1.700.000 dari estimasi awal Rp. 2,8 Miliar.Basariah Pandjaitan dalam konferensi persnya menjelaskan proses pergerakan uang tersebut hingga akhirnya ditemukan. Uang tersebut ternyata belum sampai ke tangan ADP. “Duit ini ditarik dari Bank Mega sebesar Rp. 1,5 M pada Senin (26/2) lalu oleh staf pengusaha Hasmun Hamzah,” ujar Basariah seperti dilansir lenterasultra.com.Uang tersebut selanjutnya dibawa kesuatu tempat milik Hasmun Hamzah. Namun, tempat tersebut tidak didetailkan oleh Basariah. Ditempat itulah, uang Rp. 15, Miliar tadi ditambahkan dengan uang Rp. 1,3 Miliar yang sudah dikemas didalam kardus.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar