Tolong Pak! BBM Satu Harga Jangan Cuma Formalitas

Minggu, 11 Maret 2018 22:06

FAJAR.CO.ID, NUNUKAN – Warga Kecamatan Sei Menggaris sebentar lagi akan menikmati Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga. Setelah hadirnya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Desa Sekaduyan Taka. Warga berharap pemberlakukan ini jangan hanya formalitas.Salah seorang warga Kecamatan Sei Menggaris Kabupaten Nunukan, Side mengatakan, hadirnya SPBU di Desa Sekaduyan Taka, diharap dapat dinikmati oleh masyarakat. Bukan hanya sebagai formalitas, karena selama ini masyarakat di Kecamatan Sei Menggaris hanya menikmati BBM dalam bentuk botolan.“Jika nanti BBM-nya dijual ke pengecer BBM, secara otomatis masyarakat tetap tidak dapat menikmati BBM satu harga ini,” kata Side kepada media ini kemarin.Menurutnya, warga Kecamatan Sei Menggaris khusus di Desa Sekaduyan Taka selama ini hanya menikmati BBM eceran yang dijual dengan harga Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu. Bahkan, ketika BBM lagi langka terkadang dijual Rp 20 ribu per botol.Masyarakat di Kecamatan Sei Menggaris, tetap akan mencari BBM walaupun terkadang dijual Rp 20 ribu per botol. Karena sangat dibutuhkan. Dengan hadirnya BBM satu harga, tidak ada lagi BBM dijual dengan harga Rp 10 ribu atau 15 ribu per botol.BBM satu harga yang dijual di SPBU untuk pertalite Rp 7,800 per liter, untuk premiun Rp 6,450 per liter dan solar Rp 5,150 per liter. Jika harga tersebut tidak akan berubah, bahkan SPBU tiap hari dibuka maka masyarakat tidak akan kesulitan mendapatkan BBM.

Bagikan berita ini:
3
8
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar