Kampanye Dialogis NH-Aziz, Warga Maros Curhat Soal Nasib Pedagang Kecil

FAJAR.CO.ID, MAROS-- Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) menggelar kampanye tatap muka dan dialogis di Terminal Turikale, Kabupaten Maros, Senin, 12 Maret. Kampanye terbatas itu diisi dengan pemaparan visi misi dan program kerja pasangan nomor urut satu.

Tidak hanya itu, NH-Aziz juga menampung aspirasi masyarakat dengan membuka sesi diskusi sekaligus tanya-jawab. Kesempatan itu pun dimanfaatkan oleh warga Maros untuk curhat mengenai berbagai problematika. Salah satunya perihal tata kelola pedagang kaki lima atau UMKM.

Salah seorang warga Maros, Hasnawati, menyebut dari empat kandidat, hanya NH-Aziz yang diketahui paling pro-rakyat dengan program ekonomi kerakyatan. Kendati demikian, ditanyakannya soal komitmen pasangan nasionalis-religius itu untuk menjaga iklim usaha pada UMKM, termasuk pedagang kaki lima.

Menurut Hasnawati, selama ini pemerintah daerah belum sepenuhnya berpihak kepada pedagang kecil atau UMKM. Contoh kecilnya adalah aktivitas penggusuran pedagang kaki lima yang semakin marak terjadi. Seperti yang terjadi di sepanjang jalan Trans Sulawesi yang melintasi Maros.

"Kami berharap pemerintah jangan asal menggusur. Harus ada solusi untuk memastikan kesejahteraan masyarakat, terutama pedagang kecil. Kalau main gusur, itu artinya pemerintah tidak peduli dengan UMKM," keluh Hasnawati.

Merespons curhat masyarakat itu, NH-Aziz yang 'turun kasta' dari panggung politik nasional, menyatakan mereka telah menyusun sejumlah program pembangunan untuk Sulsel. Secara garis besar program ini tertuang dalam Gerakan Membangun Kampung dan Menata Kota.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : irwan kahir


Comment

Loading...