Mentan Tantang Mahasiswa UGM Temukan Varietas Jagung 10 Tongkol

0 Komentar

FAJAR.CO.ID — Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, memberikan materi kuliah tamu kepada mahasiswa pertanian Universitas Gajah Mada (UGM), Yogyakarta, Senin (12/3/2018). Banyak hal penting diutarakan Mentan pada kesempatan ini.

Selain materi dan informasi terbaru seputar pertanian nasional, Mentan juga menancing minat dan pengetahuan mahasiswa UGM dengan sebuah tantangan. Mentan menantang mahasiswa UGM menemukan varietas jagung 10 tongkol.

“Coba temukan varietas jagung 10 tongkol untuk mendukung ekspor,” tantang Mentan Amran kepada peserta kuliah tamunya.

Mentan, Andi Amran Sulaiman, membawakan kuliah tamu di UGM Yogyakarta, Senin (12/3/2018). (Foto: IST/FAJAR.co.id)

Mentan berharap, dengan tantangan seperti ini akan memacu minat anak muda untuk terus menggenjot produktivitas pertanian nasional, terutama jagung.

Diketahui, produk jagung nasional sejauh ini telah berhasil menjajal pasar eskpor. Akhir pekan lalu (Jumat, 9/3/2018), di Pelabuhan Makassar, Mentan melepas ekspor jagung 60 ribu ton dari total kontrak 100 ribu ton ke Filipina.

Ini kali kedua Kementan ekspor jagung selama tahun 2018. Sebelumnya ekspor jagung 57 ribu ton dari Gorontalo.

Amran menyebutkan, ekspor jagung merupakan realisasi amanah Nawacita untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani. Ekspor jagung sekaligus prestasi besar sehingga menjadi sejarah baru Indonesia. Pasalnya, dahulu langganan impor jagung, kini Indonesia membalikkan menjadi ekspor.

“Kerja keras petani yang didukung semua pihak ini membuahkan hasil. Di tahun 2015 Indonesia impor jagung 3,5 juta ton, tapi dengan digenjot program jagungisasi, impor 2016 turun 62 persen dan 2017 tidak ada impor jagung pakan ternak,” sebutnya.

Adapun berdasarkan data BPS, produksi jagung nasional sejak tahun 2015 hingga 2018 mengalami kenaikan. Di tahun 2015, produksi jagung sebesar 19,6 juta ton, 2016 naik menjadi 23,6 juta ton dan 2017 pun naik yakni 27,9 juta ton.

Demikian juga produksi jagung di Sulawesi selatan selama 3 tahun ini pun mengalami kenaikan. Tahun 2015 sebesar 1,5 juta ton, 2016 sebanyak 2,1 juta ton dan 2017 pun naik mencapai 2,23 juta ton. (*/fajar)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...