Perkuat Pencegahan Korupsi: Bamsoet, Moeldoko dan Ari Dono Sambangi KPK

Senin, 12 Maret 2018 - 12:27 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo hari ini menyambangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pria yang akrab disapa Bamsoet itu mengatakan, tujuan dirinya datang ke lembaga antirasuah dengan KPK, akan berdiskusi terkait pencegahan korupsi.

“Kita punya tanggung jawab yang sama tentang pemberantasan korupsi, kita membuka diri untuk memberi masukan di titik lemah mana saja yang menimbulkan moral hazard yang mendorong anggota DPR melakukan di luar kepatutan,” ungkap Bamsoet di gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (12/3).

Selain pencegahan korupsi, tujuan kehadirannya ke KPK, pihaknya juga ingin memperbaiki hubungan lembaga yang dipimpinnya dengan lembaga yang dipimpin Agus Rahardjo cs. Ini penting dilakukan agar tidak dimanfaatkan oleh pihak yang mengadu domba keduanya, mengingat belakangan ini di antara keduanya terjadi sedikit perseturuan.

“Kita juga ingin memperbaiki hubungan dengan KPK yang belakangan terjadi sedikit perseturuan,” sambungnya.

Tidak hanya itu, Bamsoet juga mengaku akan mengikuti acara ‘Peluncuran Laporan Tahunan KPK 2017’. Dalam acara tertutup itu, Bamsoet menyebut pihaknya akan memberikan masukan-masukan untuk KPK.

Sama halnya dengan Bamsoet, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko yang juga turut hadir di gedung lembaga antirasuah membenarkan adanya undangan terkait acara ‘Peluncuran Tahunan KPK 2017’.

“Kita diundang juga untuk mendengar peluncuran laporan tahunan KPK,” ucapnya singkat. Turut juga hadir Kabareskrim Polri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto.

Saat dikonfirmasi perihal kedatangan beberapa pucuk pimpinan lembaga negara ini, juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, kedatangan Bamsoet, Moeldoko, dan Ari Dono untuk mendengarkan ‘Peluncuran Laporan Tahunan KPK 2017’ dan bisa juga memberi masukan terkait kinerja KPK selama tahun kemarin agar ke depannya semakin baik.

“Intinya KPK menerima masukan dan saran dari pihak yang selama ini berinteraksi dengan KPK secara kelembagaan, karena komunikasi yang kami bangun tentu harus dua arah” pungkasnya. (Fajar/JPC)

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.