Banyak Tambang Ilegal, Pemda Langsung Bentuk Tim Khusus

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SAMARINDA – Maraknya kasus penambangan batu bara ilegal, mendorong Pemkot Samarinda membentuk satuan tugas (satgas). Tim khusus itu melibatkan instansi terkait. Di antaranya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota dan provinsi, Dinas Perhubungan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Samarinda.

Selain itu, Dinas Pertanahan Samarinda, Satpol PP kota dan provinsi, Polresta Samarinda, Kodim Samarinda, dan Distamben Kaltim, serta lurah dan camat. Satgas Illegal Miningitu bertugas menindaklanjuti setiap masalah yang disebabkan aktivitas tambang batu bara.

Menurut Asisten II Sekkot Samarinda Endang Liansyah, satgas sudah terbentuk. Sedangkan draf surat keputusan (SK) menyangkut tim itu tengah dipelajari bagian hukum. “Setelah ditetapkan, baru tim mulai bekerja. Tugasnya lebih pada penertiban dan penindakan tambang tak berizin,” ujar Endang, yang juga ketua satgas tersebut.

Langkah pertama yang akan dilakukan adalah berkoordinasi dengan pihak terkait. Kemudian, menginventarisasi aktivitas pertambangan batu bara di Samarinda. Pasalnya, tidak semua ilegal. “Jika ada aduan dari masyarakat, kami akan selidiki. Apalagi kalau keluhannya pada kerusakan lingkungan,” jelasnya.

Menurut Endang, pemanfaatan eks lahan tambang batu bara yang izin usaha pertambangan (IUP) sudah mati atau dicabut kerap menjadi motif. Karena masih ada sisa batu bara yang bisa digali. “Ini harus diwaspadai. Modusnya pematangan lahan untuk kavelingan atau pembangunan rumah. Ini tentu tidak benar,” ungkapnya. (*/dq/kri/k8)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...