Nah Lho.. Oknum Polisi Disebut Ikut Main Sabu

FAJAR.CO.ID, SAMARINDA – Perkara narkotika memang sulit terbendung. Bisnis haram itu seolah terus tumbuh, meski sudah banyak yang dijerat hukum. Bahkan, ada yang membentuk semacam jaringan keluarga.

Seperti yang baru-baru ini dibongkar petugas gabungan, Polres Bone dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kaltim. Irmayana Zainal (29), anak dari Samsudin (57), bandar narkoba dari Tarakan yang ditahan BNN Kaltim.

Dia dijemput di indekos kawasan Samarinda Seberang, Selasa (6/3). Rupanya, Irma, sapaan akrabnya, memperoleh sabu-sabu dari oknum polisi yang bertugas di Tarakan. Hal tersebut terkuak setelah Irma diperiksa secara intensif oleh penyidik.

Walhasil, petugas pun menjemput paksa oknum polisi berinisial IS. Oknum polisi berpangkat brigadir polisi dua (bripda) itu bertugas di Sabhara Polres Tarakan. Berdasarkan keterangan Irma, satu bal seberat 50 gram narkotika yang dikirim ke Bone, Sulawesi Selatan dibeli dari IS.

“Dia (Irma) beli dari oknum seharga Rp 28 juta,” sebut Kasat Narkoba Polres Bone Iptu Theodorus Echeal Setiawan, saat dihubungi Kaltim Post kemarin (11/3). Theo mengungkapkan, terbongkarnya kasus yang menyeret IS merupakan pengembangan dari kasus yang ditangani Polres Bone terhadap tiga tersangka yang ditangkap sebelumnya.

Yakni, Zulfadli (26), Hendra (33), dan Herman (46). Ketiganya ditangkap akhir Januari 2018. Dari kasus ini pula, Irma membeberkan semuanya.

Hasil pemeriksaan urine IS terbukti positif narkoba. Diduga, sebelum dijemput paksa, oknum polisi itu menggunakan narkoba. Kini IS ditahan di Polres Bone. “Terkait barang bukti, masih kami dalami. Kami juga berkoordinasi dengan BNN Kaltim untuk menelusuri indikasi jaringan lain,” sebut Theo.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Redaksi M1


Comment

Loading...