Perluasan Lahan PTPN XIV Rusak Padi di Maiwa, Forkopimda Enrekang Rapat Darurat

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, ENREKANG – Konflik lahan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XIV masih terus berlanjut di Kecamatan Maiwa, Enrekang. Tak tanggung-tanggung, warga jadi korban dari perluasan yang menyasar lahan pertanian tersebut.

Baru-baru ini, pihak perusahaan di bawah naungan BUMN itu menggusur sawah milik warga di Maiwa. Padi yang sudah siap dipanen diratakan dengan ekskavator.

Hal itu ikut membuat geram Pemkab Enrekang. Plt Bupati Enrekang, M Amiruddin bertindak dengan menggelar rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di kantor daerah, Rabu (14/3/2018). Mereka berembuk untuk menuntaskan konflik yang telah berlangsung selama beberapa tahun ini.

“Kita harus cari jalan keluarnya. Jangan sampai nanti ada pertumpahan darah baru kita diperhatikan. Rakyat kecil tidak boleh dibiarkan tertindas seperti itu,” tegasnya, saat mengumpulkan semua Forkopimda.

Sebelumnya, warga Maiwa sudah pernah menuntut PTPN XIV untuk hengkang dari Kecamatan Maiwa. Itu lantaran Hak Guna Usaha (HGU) telah habis semenjak 2003 silam. Mereka bahkan pernah berunjuk rasa di depan kantor bupati dan DPRD Enrekang, tujuh bulan silam. (mam)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...