Ponakan Setya Novanto Akui Terima Rp. 30 Juta saat Nyaleg

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Keponakan Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi mengaku pernah menerima uang sebesar Rp 30 juta dari Direktur PT OEM Investment Made Oka Masagung untuk maju sebagai calon legislatif Partai Golkar di Jawa Tengah. Ihwal adanya hal ini dikatakan Irvanto saat bersaksi di persidangan e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto.

“Saya pernah dikasih uang Rp 30 juta dari Made Oka untuk maju dapil dari Golkar. Awalnya saya dapil Jawa Barat tiga, mau pindah ke Jateng tiga,” kata Irvanto di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (14/3).

Hal itu dipertanyakan jaksa KPK untuk dikonfrontir dengan Made Oka Masagung terkait aliran ‘uang panas’ proyek e-KTP.

Saat ditanya soal pendanaan kegiatan Partai Golkar seperti Rapim atau Rakernas, Irvanto mengaku tidak pernah membiayai apapun kegiatan dari partai yang pernah dipimpin Setya Novanto.

“Saudara pernah biayai kegiatan Partai Golkar, Rakernas atau rapim?,” tanya jaksa.

“Nggak pernah, saya nggak punya kemampuan segitu banyak,” jawab mantan Direktur PT Murakabi Sejahtera tersebut.

Untuk mempertegas pernyataan Irvanto, jaksa kemudian melontarkan soal pemberian uang Made Oka kepada Irvanto. Namun, hal itu tak diingatnya.

“Saya nggak ingat,” ucap Made Oka.

Sebelumnya pada persidangan e-KTP, Senin (5/3) lalu, Irvanto mengaku pernah menerima USD 30 ribu dari Made Oka.

“Katanya buat Caleg. Saya jadi Caleg 2014,” kata Irvanto di sidang tersebut.

Saat ini, baik Irvanto maupun Made Oka sudah berstatus tersangka di KPK, atas perkara dugaan korupsi e-KTP. (Fajar/JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...