Simak Nih Penjelasan Lengkap soal Rumah DP 0 Rupiah

Rabu, 14 Maret 2018 - 17:06 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ternyata belum tuntas dalam merencanakan program DP 0 Rupiah. Hal itu terbukti dari ketidaktahuan Pemprov terkait pemberian subsidi untuk menanggung skema bunga 5 persen yang diterapkan.

Dalam skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), bunga KPR yang dibebankan kepada pembeli rumah hanya 5 persen. Skema tersebut lah yang digunakan dalam program rumah DP 0 rupiah.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Agustino Darmawan tidak bisa menjelaskan ketika ditanya siapa yang akan menanggung jika bunga yang diberi bank lebih dari 5 persen. Dia belum tahu apakah dibebankan Pemprov DKI atau pemerintah pusat.

“Kalau siapa yang menanggung itu (subsidi) ya, kalau selama ini kita belum masuk kesitu, ini masih digodok kebijakannya itu,” ujarnya saat ditemui di Balai Kota, Rabu (14/3).

Dia hanya menjelaskan, program gagasan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno sejak masa kampanye Pilkada DKI 2017 itu tetap menggunakan FLPP sebesar 5 persen.

“Pedomannya FLPP saja, yaitu 5 persen. Kalau (bunga) lewat 5 persen, saya enggak bilang akan subsidi, ya. Saya belum berani statement ada subsidi atau tidak kalau lebih dari 5 persen,” tegas Agustino.

Sementara itu, ketika ditanya terkait dukungan uang muka atau DP, dirinya juga tak dapat menjelaskannya. Dana tersebut belum jelas diambil dari Pusat Pengelola Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PUPR atau Pemprov DKI.

“(DP) bisa dari PPDPP pemerintah pusat bisa juga dari pemerintah DKI. Tapi kalau untuk pemerintah DKI saya belum buat, saya belum menyatakan sekarang ini. Nanti lah kita lagi godok,” pungkasnya. (Fajar/JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.