Lima Saksi Beri Keterangan Soal Kasus Fasum-Fasos

Kamis, 15 Maret 2018 12:32
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — setelah melakukan pengumpulan data (puldata) dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket), Kejaksaan Negeri Makassar semakin mendalami kasus dugaan penyerobotan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (Fasos) milik Pemerintah Kota Makassar. Sejumlah pihak pun  dipanggil untuk memberikan keterangan.

Kasi Intel Kejari Makassar, Andi Alham mengatakan, pihaknya sudah memanggil lima orang untuk dimintai keterangan. “Sampai saat ini sudah ada lima orang yang kita panggil untuk dimintai keterangan terkait satu titik fasum fasos bermasalah,” ujarnya, Rabu (14/3) kemarin.

Namun saat ditanya siapa kelima orang tersebut Alham enggan menyebutnya.“Untuk nama-nama belum bisa diungkapkan di publik karena masih proses pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) dan pengumpulan data (Puldata) ,” imbuhnya.

Ia mengatakan bahwa dari 491 fasum Fasos yang diduga bermasalah, untuk sementara pihaknya fokus pada satu fasum fasos yang sudah mulai menampakkan titik terang. Meski begitu, lagi-lagi Alham enggan menyebut di mana letak fasum fasos tersebut.

“Saya tidak bisa sebut di mana letaknya. Tetapi kita fokus ke satu fasum fasos dulu. Kalau satu sudah terang, yang lain juga pasti akan terungkap,” tuturnya.

Data yang dihimpun, terdapat tiga kecamatan di kota Makassar yang berhasil di identifikasi sebagai wilayah fasum yang dikuasai. Tiga kecamatan ini, yakni Manggala, Panakukang dan Tamalanrea yang diduga diserobot oleh oknum pengusaha namun juga diduga berasal dari birokrat serta anggota dan mantan anggota DPRD. (irsal/raksul/fajar)

Bagikan berita ini:
3
7
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar