Berburu DPO Pencurian Ternak, Pelaku Dibekuk di Papua Barat

Jumat, 16 Maret 2018 - 07:26 WIB

FAJAR.CO.ID, GOWA —¬†Seorang warga Kec. Sinjai Barat dan merupakan spesialis pencurian ternak lintas kabupaten yang kerab melancarkan aksinya di Sinjai dan Gowa, akhirnya diamankan Personil Polsek Tombolopao Kabupaten Gowa, Rabu(14/2/18).

Personil Polsek Tombolopao di bawa pimpinan Wakapolsek Iptu Bambang.S bersama Kanit Reskrim Aiptu Syahruddin melakukan penangkapan terhadap tersangka Makassar (27), pencurian hewan ternak (Curnak) hingga ke Manokwari,Papua barat.

Sebelumnya, pelaku bersama ke-tiga rekan komplotannya RS, SR dan SM, telah melakukan pencurian hewan Ternak berupa 2 ekor sapi di wilayah Kecamatan Tombolopao pada tahun 2013 silam, milik salah satu warga Lappara’na Desa Bolaromang, Kabupaten Gowa.

“Berdasar laporan polisi, Personil Reskrim Polsek Tombolopao melakukan penyelidikan mencari, mengumpulkan alat bukti dan petunjuk serta keterangan saksi yang hasilnya terang mengarah kepada MM, sehingga di tetapkan sebagai tersangka dan di masukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polsek Tombolopao pada tahun 2016”, ujar Kabag Humas Polres Gowa, AKP M. Tambunan, Kamis(15/3/18).

Atas kerja keras Personil Intel Polsek Tombolo Pao dibawa pimpinan Aiptu Saharuddin menghimpun segala informasi, maka keberadaan Mm di Papua barat dapat terendus oleh pihak kepolisian.

Mengetahui keberadaan pelaku, Kapolres Gowa Akbp Shinto Shilitonga, SIK.,MSi, langsung memerintahkan Kapolsek Tombolopao Akp. Hasran untuk mengerahkan anggotanya ke Papua barat melakukan penangkapan.

“Sesampainya di manokwari tim Polsek Tombolopao melakukan koordinasi dengan kepolisian setempat. Akhirnya pada pukul 11.00 Wit tersangka MM berhasil di amankan tanpa adanya perlawanan yang berarti,” pungkasnya.

Adapun barang bukti yang diamankan yaitu, satu unit mobil yang digunakan untuk mengangkut sapi curian. Pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun penjara. (sul/fajar)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.