Usai Gugat KPU, JR Saragih Malah Ditetapkan Tersangka

FAJAR.CO.ID, MEDAN – Nasib baik tak berpihak pada calon Gubernur Sumatera Utara (Sumut), JR Saragih. Perlawanannya kepada KPU Sumut justru berujung tersangka.

JR Saragih sempat melawan lantaran KPU Sumut tidak meloloskannya sebagai calon gubernur Sumut pada Senin, 12 Desember 2018. Ia tidak diloloskan karena ijazahnya dianggap bermasalah.

JR Saragih kemudian menggugat keputusan KPU Sumut ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumut. Hasilnya, Bawaslu mengabulkan gugatan JR.

Dalam sidang terbuka yang berlangsung sejak Sabtu (3/3/2018) sore hingga malam tersebut, Bawaslu Sumut menerima gugatan JR Saragih dan memerintahkan KPU untuk mencabut keputusan mereka yang menganulir keikutsertaan JR Saragih dalam Pilkada Juni mendatang.

Kendati demikian, KPU Sumut tetap tidak meloloskan JR Saragih yang berpasangan dengan Ance Selian menjadi peserta Pilkada Sumut 2018.

KPU Sumut menilai JR Saragih tetap tidak memenuhi syarat untuk menjadi Calon Gubernur Sumut.

“Tidak berubah, tetap mengacu pada keputusan sebelumnya, yang menetapkan yang bersangkutan tidak memenuhi syarat,” kata anggota KPU Sumut Benget Manahan Silitonga di Medan, Kamis (15/3/2018).

KPU Sumut telah membuat berita acara Nomor 95/PL.03-BA/12/Prov/III/2018 berisi keputusan yang menyatakan pasangan JR Saragih-Ance Selian tidak memenuhi syarat pencalonan.

Tak sampai di situ, JR Saragih juga ditetapkan sebagai tersangka oleh Tim Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Sumut.

“Berdasarkan hasil gelar Tim Sentra Gakkumdu hari ini, saudara JRS ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan menggunakan surat palsu, sebagaimana diatur dalam Pasal 184 UU nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah,” ucap Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut Kombes Andi Rian R Djajadi, Kamis (15/3) malam, di Kantor Bawaslu Sumut, Jalan H Adam Malik, Medan.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hariman Kaimuddin


Comment

Loading...