Dukung Dialog Produktif Soal Masalah Menara Masjid di Papua

0 Komentar

FAJAR.CO.ID — Sejumlah pihak merespons permintaan persekutuan Gereja-gereja di Kabupaten Jayapura (PGGJ) yang menuntut pembongkaran menara Masjid Al-Aqsha Sentani karena lebih tinggi dari bangunan gereja yang sudah banyak berdiri di daerah itu.

Terkait hal itu, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berharap agar masalahnya bisa diselesaikan dengan musyawarah. Lukman juga mendukung rencana tokoh agama untuk menggelar dialog yang produktif dengan para pihak terkait.

“Selesaikan dengan musyawarah. Kami mendukung penuh langkah-langkah pemuka agama, tokoh masyarakat, dan Pemda yang akan melakukan musyawarah antar mereka,” kata Menteri Lukman di Jakarta, Minggu (18/3).

Dia mengaku telah berkomunikasi dengan para tokoh Islam Papua, juga Ketua Umum PGI Pusat dan Ketua FKUB Papua untuk ikut menyelesaikan masalah tersebut.

Dia juga mengingatkan agar ketentuan regulasi sebagai hukum positif dan hukum adat beserta nilai-nilai lokal yang berlaku haruslah menjadi acuan bersama.

Selain itu, masing-masing pihak diminta mengedepankan sikap saling menghormati dan menghargai, serta tidak memaksakan kehendak serta pandangan masing-masing. Menurutnya, kerukunan antar umat serta persatuan dan kesatuan bangsa harus ditempatkan pada tujuan tertinggi dalam menyelesaikan masalah.

“Kedepankan suasana kedamaian dan kerukunan antarumat beragama di Papua yang telah dicontohkan dan diwariskan para pendahulu kepada kita semua,” ujarnya.

Selain itu, Lukman juga telah memerintahkan jajarannya di Kanwil Kemenag Provinsi Papua dan Kakankemenag Jayapura untuk proaktif dalam ikut menyelesaikan persoalan ini. Kakanwil dan Kakankemenag diminta bertindak konkrit dengan memfasilitasi proses dialog dan musyawarah yang akan digelar dengan baik. (esy/jpnn/fajar)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...