Masih Jalani Tes Kesehatan, Ketua KPU Sultra Tunda Pemeriksaan di KPK


FAJAR.CO.ID, KENDARI – Ketua KPU Sulawesi Tenggara (Sultra) Hidayatullah termasuk salah satu dari tiga orang saksi yang dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk dimintai keterangan terkait kasus yang menjerat Wali Kota Kendari non  aktif, Adriatma Dwi Putra.Dua saksi lainnya yang ikut dipanggil yakni, Direktur PT Kendari Siu Siu, Ivan Santri Jaya Putra dan staf Keuangan PT Sarana Perkasa Eka Lancar, Suhar. Namun, ketiganya tidak hadir memenuhi panggilan KPK.Hidayatullah dalam konferensi persnya mengaku sudah menerima surat panggilan dari penyidik KPK sejak tiga hari yang lalu, atau tepatnya, Sabtu (17/3). Namun, ia mengaku belum bisa memenuhi panggilan KPK karena masih mengikuti serangkaian tes dalam rangka seleksi calon anggota KPU Sultra.“Benar dan saya sudah terima tanggal 17 Maret kemarin, saya minta di tunda sampai dengan tangal 28 Maret mendatang. Sebab saat ini saya masih menjalani tes kesehatan,” ujar Hidayatullah seperti dikutip dari anoatimes.id.Meski demikian, ia mengaku belum mengetahui persis persoalan apa sehingga dirinya dipanggil KPK untuk dimintai keterangan. Namun, ada kemungkinan terkait dengan pembiayaan dana kampanye yang disepakati bersama sebesar Rp. 41 Miliar.“Mungkin terkait pilkada yang biayanya tinggi dimana dana kampanye sampai dengan Rp 41 Miliar yang disepakati bersama-sama. Tapi dana kampanye Rp 41 Miliar tidak harus digunakan sebegitunya, hanya batasannya saja, dan disepakati bersama-sama. Tapi selanjutnya saya belum tau ya,” tuturnya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...