Menang Pilpres Rusia, Putin Tak Ingin Ada Perlombaan Senjata


FAJAR.CO.ID — Vladimir Putin kembali keluar sebagai pemenang Pemilihan Presiden Rusia. Tak hanya itu, dia juga mencatatkan perolehan suara terbesar dalam sejarah Pemilu Rusia.Kantor Berita AFP menginformasikan bahwa Putin meraih suara 76,67 persen pada Pemilu 2018. Pemungutan suara sendiri digelar kemarin, Minggu (18/3).Bekas anggota KGB yang telah memerintah Rusia selama hampir dua dekade ini, akan kembali berkuasa hingga tahun 2024.Kemenangan ini menempatkan Putin di urutan kedua pemimpin Rusia yang memimpin paling lama. Dia hanya kalah dari diktator era Soviet, Josef Stalin.Meski demikian, Putin menolak kemungkinan dia dapat berkuasa tanpa batas waktu.Sementara itu, pihak oposisi mengatakan bahwa hasil pemilu di Rusia telah dicurangi.Mengomentari program kerja berikutnya, Putin mengatakan bahwa dia tidak memiliki keinginan untuk melakukan perlombaan senjata dengan Barat dan berencana melakukan apa saja untuk menyelesaikan perbedaan dengan negara lain.”Tidak ada yang berencana untuk mempercepat perlombaan senjata,” kata Putin dalam pidato setelah kemenangannya dalam pemilu presiden akhir pekan kemarin seperti dimuat Reuters.”Kami akan melakukan segalanya untuk mengatasi semua perbedaan dengan mitra kami dengan menggunakan saluran politik dan diplomatik,” tegasnya. (mel/rmol) 

KONTEN BERSPONSOR

Komentar