Mantan Presiden Prancis Ditangkap Terkait Penyimpangan Dana Kampanye

Rabu, 21 Maret 2018 - 23:20 WIB
Nicolas Sarkozy ditahan atas tuduhan penyimpangan dana kampanye. (Foto: Reuters)

FAJAR.CO.ID — Mantan Presiden Prancis, Nicolas Sarkozy, ditangkap dan diceploskan ke dalam tahanan polisi terkait tuduhan menerima dana dari diktator Libya, Kolonel Gaddafi.

Menurut laporan, Sarkozy ditahan di kantor polisi di Nanterre, Selasa waktu setempat. Sesuai peraturan hukum yang berlaku, dia bisa ditahan polisi sampai 48 jam sebelum menghadapi hakim.

Sebelumnya, Sarkozy, yang menjabat sebagai presiden dari tahun 2007 sampai 2012, selalu menolak tuduhan telah menerima dana kampanye ilegal. Ia mengatakan bahwa tuduhan bahwa dirinya menerima dana dari Libya sebagai hal mengerikan.

Menurut Le Monde, seorang mantan menteri dan sekutu dekat Sarkozy, Brice Hortefeux, juga ditanyai oleh polisi pada Selasa pagi sehubungan dengan penyelidikan kasus Libya ini. Sumber yang dekat dengan penyelidikan itu mengungkap hal ini.

Pada Januari, pengusaha Prancis Alexandre Djouhri, yang dicurigai oleh penyelidik menyalurkan uang dari Gaddafi untuk membiayai kampanye Sarkozy, ditangkap di Inggris. Ia diberikan jaminan setelah ia muncul di pengadilan London.

Sarkozy telah diperintahkan untuk diadili dalam masalah terpisah mengenai pembiayaan kampanye pemilihannya yang gagal pada tahun 2012, ketika ia dikalahkan oleh Francois Hollande. (Metro/amr/fajar)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.