Reformasi Politeknik, Menristekdikti Bakal Rekrut 50 Persen Dosen Industri

Rabu, 21 Maret 2018 - 05:20 WIB
Menristekdikti M Nasir. (Foto: Jawapos)

FAJAR.CO.ID — Menristekdikti, Mohamad Nasir, mengungkapkan bahwa belum terpenuhinya jumlah tenaga terampil di dunia industri dari lulusan politeknik dipicu oleh tenaga pengajar di kampus yang mayoritas dosen akademik.

Alhasil, kemampuan dari dosen politeknik sama dengan dosen universitas.

Mohamad Nasir mengatakan, sebelum program revitalisasi politeknik digulirkan, ternyata seluruh dosen itu adalah dosen akademik. “Mereka harus memiliki ijazah S-2,” katanya kemarin (19/3).

Rekrutmen dosen yang cenderung bersifat akademik itu menghasilkan lulusan politeknik tidak terserap di lapangan kerja. Kalangan industri selama ini butuh tenaga kerja terampil. Seharusnya tenaga kerja terampil itu bisa dihasilkan politeknik, tetapi sebaliknya tidak terjadi.

“Kita dorong komposisi dosen politeknik menjadi 50 persen dari dunia industri,” katanya. Dengan sistem tersebut, proses pembelajaran di politeknik diharapkan bisa sesuai dengan kebutuhan industri. (wan/c10/oki)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.