Dua WNA Pembobol ATM Dideportasi dan Dicekal Masuk Indonesia

Kamis, 22 Maret 2018 - 12:59 WIB

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Usai penahanannya selama sembilan bulan selesai, pihak imigrasi kota Makassar akan mendeportasi secara bertahap dua warga negara asing (WNA) asal Turki yang melakukan pembobolan Automated Teller Machine (ATM) teknik skimming kartu.

Pelaku adalah Ceylan Hayrullah (39) dan Yoru Ismail (35) yang diringkus anggota Unit Jatanras Polrestabes Makassar di kamarnya, di Hotel Horison, Makassar, pada 10 Juni 2017 lalu.

Berdasarkan keterangan Kepala Divisi Keimigrasian Kelas 1 Makassar, Kaharuddin mengatakan bahwa deportasi akan dilakukan Jumat besok dan Senin pekan depan.

“Cylan Haerullah dideportasi jumat besok, sementara Ismail Yoru Senin pekan depan” ujar Kaharuddin saat memberikan keterangan kepada awak media di kantor Imigrasi Makassar, jalan Perintis kemerdekaan Km 13, Kamis (22/3/2018).

Tidak hanya dideportasi, pihak Imigrasi juga akan melakukan pencekalan terhadap keduanya untuk masuk ke wilayah Indonesia selama enam bulan kedepan.

“Setelah itu diperpanjang lagi selama 6 bulan” tambah Kaharuddin.

Seperti diketahui, saat menjalankan aksinya itu, keduanya berhasil menggasak uang nasabah sebesar Rp. 140 juta dengan jumlah nasabah 10 orang.

“Diketahui dari kepolisian, kedua pelaku menjalankan aksinya selama 10 hari. Sementara nasabah yang tertipu merupakan nasabah Bank Mandiri Syariah dan BRI” pungkas Kaharuddin.(sul/fajar)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.