Sakit Hati, Dua Pemuda di Gowa Lempar Bom Molotov Rumah Bapak Kos

Kamis, 22 Maret 2018 - 16:38 WIB

FAJAR.CO.ID, GOWA – Hanya kurang dari 12 jam, Tim Anti Bandit Polres Gowa berhasil meringkus dua pemuda pelempar bom molotov di rumah Tajuddin, warga Jalan Poros Malino, Kelurahan Tompo Balang, Kecamatan Somba Opu.

Kedua pemuda terduga pelaku bernama Anwar (25) dan Aldi (21). Salah seorang di antaranya adalah penghuni kamar kos milik Tajuddin.

“Anwar adalah orang yang ngotrak di rumah kos Tajuddin. Ia adalah mahasiswa semester 9 di salah satu perguruan tinggi di Makassar,” kata Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga saat rilis pengungkapan di Mapolres Gowa, Rabu (21/3/2018).

Dikatakan Kapolres Shinto Silitonga, motif pelemparan bom molotov ke rumah Tajuddin karena sakit hati. Kedua pemuda ini pernah ditegur oleh Ilham, anak pemilik rumah kos, saat tengah berpesta minuman keras (miras). Insiden itu terjadi pada Rabu (14/3/2018) malam lalu.

Selang dua hari setelah ditegur, Anwar langsung meninggalkan kamar kontrakan milik Tajuddin tanpa membayar uang sewa. Lalu, pada Minggu (18/3/2018) Anwar dan Aldi kembali berpesta miras di salah satu kamar kos di Jalan Abd Kadir Makassar.

Saat itulah, keduanya terpikir merakit bom molotov untuk digunakan melempar rumah Tajuddin. Anwar dan Aldi kemudian berboncengan ke SPBU untuk membeli petralite. Lalu, dua bom molotov berhasil dirakit.

“Setelah itu, Anwar membonceng Aldi ke TKP. Dan Aldi yang melemparkan 2 bom molotov itu ke rumah Tajuddin,” kata Shinto Silitonga.

Kedua terduga pelaku dijerat pasal 187 ayat 1 KUHP jo Pasal UU darurat nomor 12/1951 dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.(pojok)

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.