Masa Penahanan Empat Terdakwa Korupsi APBD Sulbar Ditambah Sebulan

Minggu, 25 Maret 2018 19:48

“Saat ini statusnya sudah bukan lagi tersangka, melainkan statusnya sudah terdakwa,” tandasnya.

Saat ini keempat terdakwa tersebut, telah menjadi wewenang dan tanggungjawab JPU. Bukan lagi wewenang penyidik.

Dilakukannya perpanjangan masa penahanan menurut Cahyadi, dikarenakan masa penahanan terdakwa ditahap penyidikan telah habis.

Selain itu juga karena tim JPU masih sementara menyusun dakwaan perkara tersebut, sebelum dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Mamuju.

“Sebelum kita limpahkan ke pengadilan, tim JPU masih akan melakukan ekspos lagi,” pungkasnya.

Terkait rencana pelimpahan kasus tersebut ke pengadilan, Ia mengaku belum bisa memastikannya. Cahyadi berdalih nanti setelah ekspos, baru bisa dipastikan jadwal pelimpahannya.

Diketahui, dalam kasus ini ada sejumlah anggota DPRD Sulbar diduga menyepakati pokok-pokok pikirannya sendiri dalam APBD Sulbar tahun 2016, sebesar Rp360 miliar untuk dibagi-bagikan kepada 45 anggota dewan.

Dari Rp360 miliar anggaran yang dikucurkan melalui APBD tahun 2016, hanya Rp80 miliar saja yang terealisasi dan disalurkan untuk digunakan serta diperuntukkan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dinas Pendidikan dan Sekertariat Dewan (Sekwan).

Bagikan berita ini:
1
9
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar