KPK Dalami Permintaan Dana Kampanye Cagub Asrun


Hasmun Hamzah diduga memberi sejumlah uang sebesar Rp. 2,8 Miliar secara bertahap. Uang tersebut diduga untuk keperluan kampanye Asrun dalam perhelatan Pilgub Sultra. Keempatnya kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh KPK sejak, Kamis (1/3) lalu.

Atas perbuatannya, Hasmun Hamzah sebagai pihak pemberi disangkakan dengan pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau pasal 13 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sedangkan, Wali Kota Kendari, Adriatma Dwi Putra (ADP), Asrun dan Fatmawati Faqih sebagai pihak yang diduga menerima suap dijerat dengan pasal 11 atau pasal 12 huruf a atau b Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang nomor 20 tahun 2001 juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (Fajar)

loading...
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID