Dua Pemerkosa Ibu Muda Cantik Saling Menyalahkan di Pengadilan

Kamis, 29 Maret 2018 - 00:04 WIB
Korban bernama Quyen Ngoc Nguyen. (Foto: PA) Undated family handout photo issued by Northumbria Police of Quyen Ngoc Nguyen whose body was found in a burning car. Stephen Unwin and William McFall who have been accused of torturing, raping and dumping the Vietnamese woman's body in a burning car have previous convictions for murder, Newcastle Crown Court has heard. PRESS ASSOCIATION Photo. Issue date: Friday March 9, 2018. The two maintenance men deny murdering the 28-year old in a depraved crime that was motivated by lust and greed. See PA story COURTS Shiney. Photo credit should read: Family Handout/Northumbria Police/PA Wire NOTE TO EDITORS: This handout photo may only be used in for editorial reporting purposes for the contemporaneous illustration of events, things or the people in the image or facts mentioned in the caption. Reuse of the picture may require further permission from the copyright holder.

FAJAR.CO.ID — Stephen Unwin, 40, dari Houghton dan William McFall, 51, dari Irlandia Utara telah divonis mati atas pembunuhan dan pemerkosaan ibu muda berusia 28 tahun, Quyen Ngoc Nguyen di Pengadilan Mahkota Newcastle.

Kedua pria sadis ini pada Agustus tahun lalu menyiksa Quyen selama empat jam di rumah Unwin di Shiney Row, Tyne and Wear.

Korban diperkosa, dipukuli dan dilecehkan secara seksual sebelum mereka membuangnya di mobil Audi A4-nya sendiri dan membakarnya hidup-hidup.

Selain memperkosa dan membakar, pelaku juga memaksa korban menyerahkan PIN-nya sehingga mereka bisa merampas 1.000 poundsterling dari rekening banknya.

Pengadilan Newcastle Crown mendengar bagaimana para pembunuhnya makan kari yang dimasak saat korban sudah terbaring sekarat dan melakukan selfie di mobil setelah membakar korban.

Ini adalah kedua kalinya mereka membunuh dan masing-masing sebelumnya sudah menjalani hukuman 13 tahun penjara. Para pembunuh bertemu di penjara di HMP Swaleside.

Mereka merencanakan serangan bejat mereka pada korban dimana Unwin mengelabui Quyen untuk masuk ke rumahnya saat McFall sedang menunggu di dalam. Masing-masing terdakwa saling menyalahkan di pengadilan untuk membingungkan juri.

Quyen adalah ibu dua anak yang bekerja di bar saudara perempuannya sambil juga membantu orang-orang Vietnam menemukan akomodasi di Inggris. Setelah persidangan, saudara perempuan korban, Quyhn Ngoc Nguyen menyebut para pembunuh itu “jahat” dan mengatakan bahwa mereka tidak boleh dibebaskan.

Dalam sebuah pernyataan, dia berkata, “Saya percaya bahwa jika kedua orang ini dibebaskan pada suatu saat di masa depan, maka pasti beberapa orang yang tidak bersalah dapat dirugikan. Kurasa mereka seharusnya tidak pernah dibebaskan, mereka jahat.” (Metro/amr/fajar)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.