Ternyata Setya Novanto Orang Dibalik Pencabutan BAP Miryam

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan adanya peran Setya Novanto dalam menghalangi proses penyidikan kasus e-KTP. Hal ini diungkap jaksa dalam sidang lanjutan dengan agenda pembacaan surat tuntutan untuk mantan Ketua DPR.

Menurut jaksa, perihal adanya peran Novanto dalam menghalangi penyidikan kasus e-KTP, awalnya mantan Ketua Fraksi Partai Golkar tersebut menyuruh beberapa orang dengan cara menekan Miryam S Haryani untuk mencabut keterangan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Dengan jaminan jika pencabutan dilakukan, maka Miryam tidak akan terlibat dalam perkara ini serta tidak akan menjadi tersangka KPK.

"Menjamin jika Miryam S Haryani mencabut keterangannya di BAP, maka tidak akan menjadi tersangka di KPK," papar JPU dalam sidang pembacaan tuntutan, di Pengadilan Tipikor, Kamis (29/3).

Dalam melakukan hal tersebut, jaksa mengatakan bahwa terdakwa Setya Novanto dibantu oleh Jamal Aziz, Chaeruman Harahap, Markus Nari dan Akbar Faisal menekan Miryam untuk mencabut BAP.

"Awal tahun 2017 berbarengan dengan akan dibacakannya surat dakwaan Irman dan Sugiharto, penekanan tersebut dilakukan mereka kepada Miryam," ujarnya.

Atas penekanan tersebut, pada persidangan tanggal 23 Maret 2017, Miryam benar - benar mencabut seluruh BAP tersebut sesuai arahan terdakwa.

Untuk diketahui, saat itu Miryam disebut sebagai pihak yang membagi-bagikan uang ke pimpinan Komisi II DPR.

Sebab, dalam BAP Miryam dapat menjelaskan secara rinci kronologi penerimaan uang dalam proyek e-KTP. Bahkan, Miryam menyebut nama-nama anggota DPR lain yang ikut menerima suap.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hariman Kaimuddin


Comment

Loading...