Bingung Cari Uang Pengobatan Istri, Ridwan Nekat Nyolong

Jumat, 30 Maret 2018 - 05:08 WIB

FAJAR.CO.ID, TARAKAN – Karena tekanan ekonomi, pria yang satu ini nekat melakukan aksi pencurian demi keluarganya. Kini pria yang dikenal, Riduan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan, Rabu (28/3).

Saat sidang berlangsung, Jery datang untuk memberikan kesaksian yang memberatkan terdakwa, Riduan.

“Awalnya HP itu saya taruh di kantong motor, karena kan saya ingin membeli bubur. Tapi waktu saya kembali HP saya malah sudah tidak ada,” Kata Jery.

Dia sendiri tak melihat aksi perbuatan Riduan, saat mencuri HP miliknya. Namun karena banyaknya warga yang melihat kejadian tersebut di lokasi kejadian, membuat Jery langsung mengejar Riduan.

“Waktu HP saya hilang, saya kaget pak. Tapi ada warga yang meneriaki saya, kalau HP saya tadi diambil sama pengemudi yang jalan ke sana (Riduan),” jelas Jery menceritakan kronologi kejadian pencurian saat itu. “Makanya saya kejar terdakwa pak, saya dapat, terus saya tanyain. Awalnya terdakwa tidak mengakui, tapi saya paksa pak baru dia mengaku dan menyerahkan HP saya,” pungkasnya.

Dalam persidangan kasus yang terjadi Desember 2017 lalu, Riduan mengaku nekat melakukan perbuatannya untuk membiayai pengobatan istrinya. Karena kondisi yang sudah terdesak, Riduan pun nekat mencuri sebuah handphone yang berada di kantor motor korbannya, Jery saat ditinggal pergi sementara.

Mendengarkan ketarangan Jery, membuat Riduan tidak bisa berbuat banyak dan langsung mengakui perbuatannya di dalam persidangan.

“Saya sebenarnya tidak ada niat mencuri pak. Karena niat saya awalnya itu jalan cari pinjaman uang buat pengobatan isteri saya,” kata Riduan lagi.

“Saat di jalan saya melihat korban yang sedang lalai, jadi saya manfaatkan dengan mengambil Hp-nya pak. Maafkan kesalahan saya pak,” tuturnya.

Dalih terdesak biaya pengobatan isterinya, Riduan nekat mencuri. Kasus yang menimpa Riduan sendiri sudah terbukti melakukan tindak kriminal sehingga harus menjalankan proses hukumnya. Riduan pun akan kembali menjalani sidang lanjutan, 5 April 2018 mendatang dengan agenda yang telah ditetapkan oleh majelis hakim. (*/osa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.