Begini Kondisi Gunung Krakatau Setelah 135 Tahun Meletus dan Menewaskan 36.000 Jiwa

Sabtu, 31 Maret 2018 15:38

FAJAR.CO.ID, LAMPUNG – Letusan Gunung Krakatau pada 26-27 Agustus 1883 merupakan salah satu peristiwa terpenting dalam sejarah geologi dunia.Letusan gunung yang berada di Selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatra ini sangat dahsyat. Letusan tersebut menyebabkan awan panas dan tsunami. Peristiwa itu menewaskan sekitar 36.000 jiwa.Sebelum tsunami Aceh pada tanggal 26 Desember 2004, tsunami akibat letusan Gunung Krakatau merupakan yang terdahsyat di kawasan Samudera Hindia.Suara letusan itu terdengar sampai di Alice Springs, Australia dan Pulau Rodrigues dekat Afrika, 4.653 kilometer. Daya ledaknya diperkirakan mencapai 30.000 kali bom atom yang diledakkan di Hiroshimadan Nagasaki di akhir Perang Dunia II.Letusan Gunung Krakatau menyebabkan perubahan iklim global. Dunia sempat gelap selama dua setengah hari akibat debu vulkanis yang menutupi atmosfer. Matahari bersinar redup sampai setahun berikutnya. Hamburan debu tampak di langit Norwegia hingga New York.Ledakan Gunung Krakatau ini sebenarnya masih kalah dibandingkan dengan letusan Gunung Toba dan Gunung Tambora di Indonesia, Gunung Tanpo di Selandia Baru dan Gunung Katmal di Alaska. Namun gunung-gunung tersebut meletus jauh pada masa ketika populasi manusia masih sangat sedikit.

Bagikan berita ini:
6
4
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar