Akhiri Konflik, Pemprov Bengkulu Bolehkan Masyarakat Jual Batu Bara Sungai

Minggu, 1 April 2018 07:35

FAJAR.CO.ID — Konflik penjualan batu bara sungai oleh masyarakat Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) akhirnya menemukan titik penyelesaian.Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu bersama Polda Bengkulu secara resmi memperbolehkan masyarakat melakukan penjualan batu bara sungai yang telah lama terbengkalai di pelataran rumah warga.Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Menineral (ESDM) Provinsi Bengkulu, Ir H Ahyan Endu, mengatakan, dibolehkannya penjualan batu bara sungai itu, lantaran dari hasil kesepatan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) telah menganjurkan penjualan batu bara sungai itu dilakukan.“Dari Polda sudah memperbolehkan dijual. Jadi silakan masyarakat menjual batu bara sungainya,” terang Ahyan kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (30/3).Diperbolehkannya penjualan batu bara sungai itu, juga dari hasil penyampaiaan Dirjen Minerba Kementeriaan ESDM RI, bahwa Surat Edaran Menteri ESDM No.02.E/30/DJB/2012 tentang Surat Keterangan Asal Barang itu tidak ada hubungainya dengan penerbitkan Peraturan Gubernur Nomor 10 tahun 2011 tentang Izin Pengambilan Limbah Batu Bara di Sungai. Sehingga pengambilan dan penjualan batu bara sungai itu bisa dilakukan dengan cara adanya kesepatan bersama antar FKPD. Meski tetap diperbolehkan, namun secara tertulis, Ahyan mengakui, Dirjen Minerba belum menerbitkan pembolehan penjualan tersebut.

Bagikan berita ini:
1
8
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar