Akhiri Konflik, Pemprov Bengkulu Bolehkan Masyarakat Jual Batu Bara Sungai

Minggu, 1 April 2018 07:35

“Kita pernah minta surat tertulis dari Dirjen Minerba. Tapi setelah kita datang ke sana (Kementeriaan ESDM), Dirjen tidak ada. Akhirnya kesepatan dilakukan, termasuk dari Polda Bengkulu juga sudah mengizinkan,” tambahnya.Dengan diizinkan tersebut, maka tidak ada lagi masyarakat yang akan dilakukan penangkapan oleh pihak penegak hukum.“Kalau sudah diperbolehkan, artinya sudah legal,” tutur Ahyan.Terkait teknis penjualan baru bara sungai juga tidak diatur, dimana dilakukan penjualannya. Masyarakat boleh memilih sendiri, dimana akan dijual batu bara sungai itu. Baik kepada perusahaan pemiliki izin usaha pertambangan (IUP) yang ada di Bengkulu maupun di luar Bengkulu.Sementara itu, Direktur Bidang Advokasi Non Litigasi Lembaga Bantuan Hukum Advokasi Perisai Keadilan Bengkulu (LBH-APKB) Melyan Sori menegaskan, saat bersyukur konfik baru bara sungai yang terlah menjadi konflik berkepanjang di alami oleh warga Kabupaten Benteng, menemukan titik penyelesaian.“Terima kasih Polda dan Pemprov Bengkulu yang sudah menyelesaikan masalah ini,” ungkap Melyan.Meski telah diperbolehkan, Melyan meminta ada surat tertulis yang diberikan dari FKPD. Surat tertulis itu bisa menjadi pegangan masyarakat nantinya, sehingga ketika dilakukan penjualan batu bara sungai tidak ada lagi dilakukan penangkapan oleh pihak penegak hukum. (151/be)

Bagikan berita ini:
4
1
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar