Hutanikustik, Dengar Musik Sambil Nikmati Kuliner Tradisional di Tengah Hutan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID — Sebuah event keren digelar Pasar Tahura Lampung, Minggu (1/4/2018). Event tersebut diberinama Hutanikustik, yaitu acara musik akustik yang digelar di tengah Taman Hutan Raya Wan Abdurrahman.

“Jangan lewatkan kegiatan ini. Sebab, sambil mendengarkan alunan musik akustik di Pasar Tahura, kita bisa menikmati berbagai kuliner tradisional. Serta duduk di tengah sungai yang segar,” ujar Vidi Afri, panitia Hutanikus, Sabtu (31/3).

Menurut Vidi, event ini terbuka bagi siapa saja. Untuk mendaftar, silakan hubungi Ogas Warung (Depan SD 1 Hanura), Vidi Afri 082280728613, Ogas Prayoga 082322840131, Iin 081271833394, atau Sugab 082183821977.

“Dan akan ada hadiah yang direbutkan. Juara 1 dan 2 mendapat trofi, sertifikat, voucher. Juara 3 mendapatkan trofi dan sertifikat. Dan untuk Aransemen terbaik akan mendapatkan voucher,” ungkap Vidi.

Pasar Tahura sebuah Destinasi Digital yang dikelola oleh Pemuda Kreatif GenPI Lampung. Pasar Tahura terletak di tengah hutan Youthcamp, Tahura Wan Abdurrachman, Desa Hurun, Kabupaten Pesawaran.

Pasar ini memiliki spot-spot foto unik yang disediakan anak-anak GenPI Lampung. Spot ini menjadi favorit pengunjung untuk berselfie ria atau foto rame-rame.

“Spot foto di sini memang paling banyak diminati pengunjung. Setiap minggu selalu antre. Karena itu minggu depan kita upayakan perbanyak spot foto yang unik lainnya,” ungkap Vidi.

Dan yang jelas, di tiap sudut, baik itu di tempat makan, area live music maupun di spot-spot foto, pengunjung terlihat selalu asyik memantengi handphone-nya. Ternyata mereka sibuk menjawab komen-komen foto yang sudah mereka posting di media sosial masing-masing.

“Makanya kami juga sediakan free WiFi dengan kecepatan bagus di sini. Karena tujuannya memang untuk wisata digital. Mereka pasti langsung memasangnya di medsos baik itu Instagram, Facebook, Twiter atau lainnya,” tambah Vidi.

Menteri Pariwisata Arief Yahya senang destinasi digital ini sudah sesuai dengan visi dan misinya, yaitu menjadi destinasi digital. Karena itu harus didukung jaringan koneksi internet yang bagus.

“Semua harus seperti yang diinginkan para anak muda ini. Dan melihat berbagai peluang dan perkembangan ke depan, kami yakin konsep destinasi digital ini bertahan untuk waktu yang panjang,” kata Menpar Arief Yahya.(lis/ags)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...