Wanita Cantik yang Bawa 1,08 Kg Sabu suka Ngomong Berbelit-belit

  • Bagikan
FAJAR.CO.ID, TARAKAN - Penyidik masih terus melakukan pengembangan terkait kasus penyeludupan sabu-sabu sebanyak 1,08 kg melalui Bandara Juwata Tarakan, 13 Maret lalu. Namun dalam pemeriksaan, pelaku bernama Riski Amelia (27) selalu memberikan pernyataan belit-belit kepada penyidik saat dimintai keterangan. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Brigjen Erry Nurtasari mengatakan, baru-baru ini pihaknya belum bisa meminta keterangan dari Amelia untuk sementara lantaran yang bersangkutan sedang sakit. “Jadi baru-baru ini dia sakit, dan lemas-lemas juga. Jadi sudah sempat mendapatkan perawatan namun sudah kita masukkan ke dalam sel,” tuturnya. Dibeberkan Erry, jika sebelumnya Amelia mengaku sebagai janda, namun baru-baru ini ada seorang pria yang menjenguk Amelia. Ternyata pria tersebut mengaku suami Amelia yang hanya menikah siri. “Jadi suaminya dari Makassar. Jadi saat kita minta keterangan, ternyata suaminya tidak tahu dan tanpa seizinnya si pelaku ke sini,” ungkap Erry. Lantaran sering memberikan keterangan terbelit-belit kepada petugas, membuat vEryy tidak sepenuhnya mempercayai keterangan Amelia. Untuk itu, pihaknya masih terus melakukan pengembangan untuk mendapatkan keterangan pasti dari pelaku. Salah satu pengakuan Amelia yang berubah adalah saat dirinya dijemput dan diantar seseorang saat berada di Tarakan. Jika sebelumnya ia mengatakan hanya ada satu orang saja yang selalu menghantarnya selama di Tarakan, namun baru-baru ini ia mengaku ada orang lain yang sering menghantar saat di Tarakan.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan