Protes Registrasi Kartu, Penjual Pulsa Ancam Jual Mahal Paket Data

0 Komentar

FAJAR.CO.ID — Ratusan penjual pulsa mengatasnamakan Kesatuan Niaga Cellular Indonesia (KNCI) Sulsel berdemonstrasi di DPRD Sulsel, Senin (2/4/2018). Massa mengikat kepala dengan potongan kain berwarna kuning dan menulis kalimat “#save pabbalu pulsa”.

Aksi KNCI menuntut pencabutan PM Kominfo nomor 12 tahun 2016 yang diubah dengan PM kominfo nomor 14 tahun 2017 dan terakhir diubah dengan PM kominfo nomor 21 tahun 2017 mengenai registrasi kartu perdana prabayar.

Komisi di DPRD bidang telekomunikasi dan UMIM mereka minta untuk segera mendesak pemerintah (Kemenkominfo) agar menghapus penggunaan satu NIK (nomor induk kependudukan) hanya untuk tiga kartu perdana.

Massa aksi berteriak “Jangan salahkan kami jika harga 1gb (gigabyte) data Rp100 ribu. Kami ini menperjuangkan agar harga bisa terjangkau. Untuk itu DPRD Sulsel menyampaikan aspirasi ini ke pusat. Kominfo harus mencabut aturan tersebut,” teriak massa aksi.

Pendemo diterima diterima dua legislator Sulsel, Haedar Majid dan Ashabul Kahfi. Keduanya sepakat PM Kominfo tersebut perlu dievaluasi, sebab telah merugikan outlet tradisional. (ans)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...