Sukmawati Jauh Lebih Parah Ketimbang Ahok

Selasa, 3 April 2018 21:15

“Namanya puisi kan sudah dia catat, dia baca dan dia kaji secara berulang-berulang. Setelah itu dituangkan. Sebenarnya, ini lebih parah dibandingkan Ahok,” kata Amron.

Sebagai putri seorang proklamator, lanjutnya, Sukmawati seharusnya tidak menciptakan puisi yang tidak berpotensi memecahbelah bangsa.

Semestinya, ia bisa melakukan upaya untuk merekatkan bangsa dan membuat situasi masyarakat bisa lebih tentram dan damai.

“Dia sebagai publik figur lebih mengutarakan sajak atau puisi yang lebih merangkul, mengayomi,” tutup dia.

Untuk diketahui, Sukmawati sebelumnya sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh politisi Hanura Amron Asyari.

Laporan polisi itu diterima dengan nomor LP/1785/IV/2018/PMJ/Dit. Reskrimum.

Amron melaporkan Sukmawati dengan Pasal 156 a KUHP tentang Penistaan Agama.

Sebelumnya, Sukmawati mengaku sama sekali tak menyiggung soal SARA dalam puisi yang ia buat itu.

Ia menegaskan apa yang dia tulis itu adalah suatu realitas tentang Indonesia.

Dalam menciptakan puisi itu, katanya, dirinya menyelami lebih dulu pikiran rakyat indonesia.

Bagikan berita ini:
10
8
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar