60 Satwa Langka Diperdagangkan Lewat Facebook

Jumat, 6 April 2018 21:56

FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) kembali mengungkapkan perdagangan satwa dilindungi. Sebanyak 60 satwa langka yang masuk dalam appendix 1 dan appendix 2 berhasil diamankan di Sidoarjo.Puluhan satwa tersebut disita dari tangan dua tersangka. Yakni, Achmad Shodikin, 33, warga Pondok Wage, Taman, dan Gusti Saindi Salatin, 27, warga Ngingas, Waru, Sidoarjo.Keduanya memperdagangkan hewan-hewan yang dilindungi melalui Facebook. “Satwa-satwa ini diburu di kawasan Indonesia Timur kemudian dijual ke Thailand lewat Facebook,” jelas Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Agus Santoso kepada wartawan, Jumat (6/4).60 Burung yang diamankan terdiri dari berbagai jenis. Antara lain 7 ekor kakatua jambul oranye, 26 kakatua jambul kuning, 11 kakatua putih, 6 nuri kepala hitam, 3 kasturi raja, 2 cenderawasih lesser dan 2 cenderawasih Lophorina Magnifica.Puluhan satwa itu disimpan di dalam rumah pelaku. Sembari menunggu pelanggan, keduanya mempromosikan lewat akun facebook. “Ada dua akun yang dipakai. Untuk pengirimannya melalui jalur laut,” tambah polisi dengan tiga melati di pundak tersebut.Salah seorang tersangka, Achmad Shodikin mengaku bahwa burung-burung tersebut dihargai cukup tinggi di Thailand. Contohnya kakatua jambul kuning. Peminat di luar negeri bisa menawarnya mulai harga Rp 5 juta hingga Rp 7 juta. “Saya ada kenalan orang kapal untuk ngirim burung-burung ini ke Thailand,” bebernya.

Komentar