AHY Berharap UU Perlindungan Petani Tidak Dicabut

Jumat, 6 April 2018 20:54

FAJAR.CO.ID, BANYUWANGI – Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengakhiri kegiatan Sambang Jatim jilid pertama di Kabupaten Banyuwangi. Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) DPP Partai Demokrat itu menyapa sekaligus mengikuti panen raya di Desa Karangnendo, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Jumat (6/4).AHY didampingi Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Timur (Jatim) Emil Elestianto Dardak. Mereka mendapat kesempatan menanam benih padi dan memanen padi. Keduanya juga sempat menjajal mesin perontok. Selanjutnya, dua tokoh muda itu menggelar dialog dengan para petani.Ketua Kelompok Tani Sumber Muncar Halim berkesempatan mencurahkan permasalahan dalam sektor pertanian di wilayahnya. Seperti tinggi biaya produksi yang tidak berbanding lurus dengan hasil penen.”Kami mohon bantuannya kalau sudah masuk musim tanam. Meski sering memperoleh bantuan pemerintah berupa benih, tapi itu bukan hibrida. Jadi hasil panen tidak sesuai kelayakan,” keluh Halim.Menanggapi keluhan tersebut, AHY menegaskan bahwa Partai Demokrat memiliki komitmen kuat untuk menyejahterakan petani. Ia juga berharap pemerintah saat ini melakukan hal serupa.Sebab di masa kepemimpinan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pemerintah telah membuat regulasi melalui Undang-undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan Pemberdayaan Petani.”Pertama mengurangi beban petani melalui adanya asuransi Jaminan Sosial yang digunakan jika petani mengalami gagal panen yang disebabkan terjadinya bencana. Pada pemerintahan sekarang, saya harap UU tersebut jangan dicabut,” terang AHY kepada petani.

Komentar