Pentolan Grup Saracen Divonis 10 Bulan Penjara

FAJAR.CO.ID, PEKANBARU - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru memvonis Jasriadi, pria yang disebut-sebut sebagai pentolan grup Saracen selama 10 bulan penjara terkait kasusnya di persidangan.

"Menyatakan Jasridi secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana mengakses sistem elektronik milik orang lain. Menjatuhkan pidana selama 10 bulan penjara terhadap Jasriadi," ucap Hakim Ketua, Asep Koswara dalam amar putusan di persidangan, Jumat (6/4).

Sebelumnya, Jasriadi disebut-sebut sebagai salah satu anggota dari grup Saracen yang menyebarkan ujaran kebencian. Vonis hakim tersebut diketahui lebih ringan daripada tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang meminta menghukum Jasriadi dengan 2 tahun penjara.

Namun dalam vonis tersebut, ‎majelis hakim menyatakan Jasriadi tidak termasuk ke dalam grup yang telah memfitnah Presiden Joko Widodo tersebut.

"Dari fakta yang terungkap di persidangan, mejelis hakim tidak menemukan fakta itu (saracen menyebarkan ujaran kebencian yang mengacu SARA yang menyebabkan disintegrasi bangsa) sebagaimana dengan opini yang terbentuk di media," tuturnya.‎

Menanggapi hal itu, Jasriadi pun langung menyatakan banding, begitu pula dengan JPU Erik Kusnandar.

Untuk diketahui, dalam dakwaan yang diampaikan oleh JPU, Jasriadi disebut telah mengedit foto Suarni dalam aplikasi photoshop dan mengubah nama dalam KTP Suarni pada 19 Maret 2017. Data yang diubah dibuat seolah-olah identik dengan milik Saracen.

Namun hal ini telah dimentahkan oleh majelis hakim yang menyatakan kalau Jasriadi tidak terbukti melakukan tindak pidana tersebut.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hariman Kaimuddin


Comment

Loading...