Sering Diare? Waspadai Kanker Usus

1 Komentar

FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Mengalami diare secara terus menerus, atau sembelit disertai buang air besar (BAB) berdarah. Jika mengalami dua hal tersebut patut waspada karena bisa saja menjadi gejala kanker kolon (usus besar, Red). Mengapa diare dan sembelit bisa dikatakan sebagai gejala kanker usus. Hal ini dikarenakan dalam usus besar terdapat beberapa bagian, yaitu kolon menanjak (ascending), kolon melintang (transverse), kolon menurun (descending), kolon sigmoid, dan rektum. Kanker biasanya menyerang bagian usus ascending, dimana yang fungsi utamanya adalah untuk penyerapan air.

“Dengan tumbuhnya sel kanker di bagian usus ascending, mengakibatkan penyerapan air oleh usus terhambat. Itulah mengapa menyebabkan penderita kanker mengalami diare,” ujar dokter spesialis penyakit dalam konsultan penyakit darah dr. Made Putra Sedana, Sp. PD.KHOM kep, dokter di Adi Husada Cancer Center (AHCC) Surabaya, Kamis(5/4).

Gejala lain dari kanker kolon adalah konstipasi (sembelit, Red), serta buang air besar yang tidak tuntas. Hal ini terjadi jika sel kanker tumbuh di bagian usus descending sehingga menghambat keluarnya feses. Jika yang terjadi seperti ini, biasanya feses juga keluar disertai lendir dan darah.

Gejala lain dari kanker ini adalah anemia, dimana penderita mengalami mual, muntah serta cepat lemas. Gejala-gejala diatas biasanya didukung dengan nyeri di bagian perut dan penurunan berat badan tanpa sebab. Jika hal-hal diatas terjadi, maka disarankan untuk melakukan pemeriksaan medis, sehingga dapat terdeteksi secara dini dan dilakukan penanganan.

“Seperti kanker lainnya, gejala kanker kolekteral bisa dirasakan oleh pasien ketika kanker sudah pada tahap akut. Itulah mengapa melakukan check up secara berkala penting, agar penyakit bisa lebih dini terdeteksi,“ imbuhnya.

Meskipun penyakit ini bisa terjadi pada segala usia, 90 persen penderitanya adalah orang-orang lansia di atas 60 tahun. Namun, saat ini juga terjadi pergeseran usia dimana usia muda juga dapat mengalami kanker kolon. Hal ini tentu saja dikarenakan pola hidup yang tidak sehat. (Fajar/JPR)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...