Soal Pimpinan MPR, Marcus Mekeng Minta Mahyudin Legowo

Jumat, 6 April 2018 15:41
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Politisi Partai Golkar Melchias Marcus Mekeng menyarankan agar Mahyudin legowo soal keputusan DPP Partai Golkar yang  mengusulkan pergantian kursi pimpinan MPR RI.Diketahui, Fraksi Partai Golkar sudah melayangkan surat pergantian kursi pimpinan MPR dari Mahyudin ke Siti Hediati Haryadi atau Titik Soeharto.Menurut Mekeng, Mahyudin mendapat jabatan kursi pimpinan MPR RI itu bukan secara pribadi, tapi dari partai. Jadi keputusan partai harus dituruti oleh kader partai tersebut. “Nah, jadi orang itu tidak berdiri sendiri sebagai pimpinan DPR atau MPR atas nama pribadi, tetapi itu atas nama fraksinya. Kita minta pada Mahyudin agar bisa legowo sebagai kader partai yang ditempatkan pada saat itu sebagai Wakil Ketua MPR,” kata Mekeng di Kantor DPR RI, Jumat (6/4).Lanjut Mekeng, jabatan yang diembankan ke politisi asal Kalimantan itu dari Fraksi dan kepanjangan tangan dari partai, hingga segala keputusan yang diambil oleh partai harus ditaati oleh kader. “Bahwa seseorang menjadi pimpinan DPR, pimpinan MPR itu kan diusung oleh Fraksi dan itu kepanjangan tangan dari partai. Jadi, tentunya sudah ada keputusan partai di DPP dan keputusasn itu diserahkan ke fraksi untuk disampaikan kepada pimpinan,” ujar Mekeng.Dijelaskan Mekeng, setelah pergantian Mahyudin akan masuk ke fraksi dan akan ada tugas-tugas penting yang diberikan kepada politisi berdarah Sulawesi Selatan itu. “Jadi Pak Mahyudin masuk kembali ke fraksi. Mungkin kita lihat tugas-tugas mana yang ccocok pada Pak Mahyudin dan ini biasa terjadi di mana-mana. Rotasi di pimpinan komisi itu biasa terjadi,” jelasnya. (Aiy/Fajar)

Bagikan berita ini:
2
1
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar