Ayah-Ibunya Gangguan Jiwa, Bocah Ini Butuh Bantuan untuk Sekolah

Kisah tragis dialami oleh satu keluarga di Dusun Gajah Timur 4 Kampung Kota Gajah Timur kecamatan Kota Gajah, Lampung Tengah. Keluarga ini adalah Mimin (50) dan istrinya Pujiah (50) yang menderita gangguan jiwa.

=================

KEDUANYA hidup dengan kondisi memprihatinkan dengan seorang anak Reno (8) yang tak bisa sekolah. Kondisi rumah keluarga ini juga memprihatinkan. Jauh dari kata layak dan membutuhkan bantuan para dermawan.

[caption id="attachment_309295" align="aligncenter" width="300"] Brigpol Andri Puji Hartanto bersama Mimin (tiga dari kiri), Reno (kaos putih) dan Pujiah bersama pamong setempat di depan rumahnya. (Foto: Istimewa for radarlampung.co.id)[/caption]

Sehari-hari, Reno yang seharusnya bersekolah, hanya bisa bermain di sawah, berenang di irigasi dan rumahnya yang tak layak.

Kondisi rumah Reno dan orang tuanya terdiri dari dua sekat. Satu kamar untuk tidur sekaligus merangkap WC. Satu lagi bagian ruang tamu untuk memasak oleh Pujiah yang mengaklami gangguan jiwa.

Beruntung, seorang Bhabinkamtibmas di Kotagajah Timur yakni Brigpol Andri Puji Hartanto mau turun tangan. Dia sudah sejak beberapa tahun terakhir berusaha membantu Mimin dan keluarganya untuk bisa hidup lebih layak.

Sejak Februari lalu, Puji berinisiatif menggalang donasi. Selain bergerilya dari rumah ke rumah, Puji juga membuka donasi lewat Facebook.

Dihubungi radarlampung.co.id, Puji menceritakan, keluarga ini sudah mengalami kondisi memprihatinkan sejak 10 tahun lalu. Mimin dan Pujiah memiliki empat orang anak. Sang anak tertua diambil orang dan disekolahkan di Pulau Jawa. Lalu, anak kedua dan ketiganya meninggal dunia. Tinggal Reno yang bersama mereka.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Redaksi


Comment

Loading...