Mengejutkan! Brigjen Aris Budiman Buka-bukaan soal Kasus e-KTP

Sabtu, 7 April 2018 16:37

Pernyataan Aris itu menimbulkan pertanyaan, siapa sebenarnya pengirim e-mail dan pihak yang dianggap tidak maksimal menangani perkara e-KTP jilid I tersebut? Saat dikonfirmasi Jawa Pos melalui pesan singkat, Aris belum mau menyebutkan secara detail. “Akan saya jelaskan pada waktunya,” ucapnya. “Akan saya bongkar semua,” lanjutnya.Pernyataan Aris tersebut tentu saja bisa memunculkan friksi di KPK. Itu bukan kali pertama Aris melakukannya. Pada Agustus 2017, Aris melaporkan penyidik senior KPK Novel Baswedan ke Polda Metro Jaya. Laporan itu terkait dengan kiriman e-mail tentang kritik terhadap perekrutan penyidik dari kepolisian.Berikutnya, Aris juga menghadiri undangan rapat Pansus Hak Angket DPR untuk KPK tanpa persetujuan pimpinan. Aris sempat diproses bagian pengawasan internal (PI) KPK.Juru Bicara KPK Febri Diansyah enggan menanggapi “nyanyian” Aris. Dia menyebut KPK bakal mengedepankan diskusi bila terjadi perbedaan pendapat seperti itu. “Itu yang nanti diperjelas, sebenarnya apa yang ingin disampaikan,” terang Febri.Mengenai persoalan e-mail, Febri tidak bisa berbicara banyak. Sebab, dia belum sempat membaca e-mail yang dimaksud. “Di KPK itu wajar kalau ada proses diskusi saling mengirimkan dan menjawab (e-mail),” paparnya.Begitu pula soal belum diperiksanya bos Biomorf dan penggeledahan kantor Biomorf, Febri menjawab normatif. “Di tuntutan Novanto juga bisa dilihat kan,” imbuh dia.Meski demikian, Febri menyatakan bahwa dalam penanganan perkara e-KTP, memang kerap terjadi pembahasan intensif antara penyelidik, penyidik, dan penuntut. Proses itu pun masih berjalan seiring rencana KPK menetapkan tersangka baru dalam kasus tersebut.

Bagikan berita ini:
6
10
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar