Tiru Video Online, Telur yang Dimasak Tiba-tiba Meledak

Sabtu, 7 April 2018 - 03:31 WIB
Diane Cobb (Foto: Mercury Press)

FAJAR.CO.ID — Wanita yang gemar mempraktikkan cara memasak via video online harus hati-hati. Diane Cobb, warga Inggris, harus dilarikan ke rumah sakit lantaran telur yang dimasaknya meledak setelah mengikuti tutorial video online.

Cara memasak telur yang dipelajari Diane memang sedikit aneh. Telur dimasukkan ke cangkir lalu dipanaskan di microwave selama beberapa menit.

Pada awalnya, hasilnya bagus. Telur yang direbus sesuai harapannya.

Namun, pada 19 Maret lalu, kecelakaan terjadi. Telur yang baru saja dimasaknya tiba-tiba meledak saat ia akan mengeluarkannya dari cangkir.

Telur yang meledak itu menyemprotkan uap panas ke wajah, leher, dadanya, serta sudut matanya. Nenek lima cucu ini pun terpaksa dilarikan ke rumah sakit dan harus mendapat perawatan di unit spesialis luka bakar.

Wanita berusia 55 tahun itu menghabiskan empat hari dirawat dan sejak itu berbagi gambar mengejutkan dirinya untuk memperingatkan orang lain agar tidak mencoba memasak telur dengan cara itu.

Diane dari Accrington, Greater Manchester, mengatakan, “Ketika saya melihat ke cermin dan melihat wajah saya, saya hanya berpikir ‘oh Tuhan, apa yang salah. Saya tampak mengerikan. Saya bertanya-tanya bagaimana wajahku akan pulih.”

Diane mengatakan, dia telah memasak telur dengan cara yang sama setidaknya 20 kali sebelumnya tanpa masalah. “Saya tidak melakukan apa pun secara berbeda kali ini. Saya mengambil gelas itu dari microwave, telur itu tampak indah. Aku mengambil sendokku dan meletakkannya di samping dan mengangkatnya dan meniup uap di bawahnya yang mengenai wajah dan dadaku,” tuturnya.

Menurut Diane, semburan uap itu sangat panas dan menyakitkan. “Itu 100 kali lebih buruk daripada luka bakar besi. Saya merasa seolah-olah kulit saya terbakar, itu sangat kuat. Dalam hitungan detik kulit wajah dan dadaku mengelupas,” ujarnya.

“Saya berlari ke wastafel sambil membasuh air dingin ke diri saya. Saya kemudian mengambil handuk teh yang direndam dalam air dan menelepon putri saya, Sam [Cobb] yang tinggal dua jalan jauhnya dan mengantarkan saya ke rumah sakit.,” sambungnya.

Setelah empat hari di Rumah Sakit Wythenshawe di Greater Manchester dia diizinkan pulang. Namun, ia terpaksa mengenakan pakaian seperti mumi di kepalanya 24 jam sehari selama seminggu dan menggunakan obat tetes mata empat kali sehari.

Kejadian ini membuat Diane meminta orang lain untuk berhati-hati ketika mengikuti cara memasak makanan secara online. “Saya pikir itu ide yang brilian sampai itu salah. Saya tidak akan pernah melakukannya lagi. Saya menyarankan siapa pun yang berpikir tentang memasak telur dengan cara ini untuk berpikir lagi, untuk melihat kerusakan pada wajah saya dan apa yang terjadi pada saya,” katanya.

“Jika saya bisa menghentikan satu orang melalui apa yang saya miliki maka itu sangat berharga. Satu menit itu mengubah hidupku, aku akan membencinya terjadi pada orang lain,” tandasnya. (The Sun/amr/fajar)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.