Deputi Penindakan KPK Waktu SMP Jalan Kaki 12 Km Setiap Hari

Minggu, 8 April 2018 - 04:22 WIB
Firli usai dilantik sebagai Deputi Penindakan KPK. (foto: syafran martoni sumeks.co.id)

Masyarakat Sumsel patut berbangga, pasalnya wong kito berhasil menduduki jabatan Deputi Penindakan KPK yang baru dilantik kemarin (6/4) siang di markas lembaga antirasuah di Jakarta. Dia adalah Brigjen Pol Firli.

====================
DIAN CAHYANI, Prabumulih
====================

DI balik keberhasilan Brigjen Firli ternyata ada kisah perjalanan hidup yang tangguh dari anak kelima dari lima bersaudara tersebut.

Dibincangi melalui sambungan telepon, Firli bertutur santai namun serius. “Maaf ya mbak baru bisa angkat telepon, karena baru selesai giat,” ujarnya di balik sambungan telepon.

Pria kelahiran Dusun Lontar, Kecamatan Ogan Jaya, Kabupaten OKU (Ogan Komering Ulu)
Sumsel, 8 November 1963 itu mengaku bersyukur dengan jabatan yang diamanahkan kepadanya saat ini. “Saya kelahiran Lontar, di media itu banyak salah tulis,” ujarnya mengawali perbincangan.

Sebagai anak dari petani, dirinya pun melewati hari-harinya dengan perjuangan yang keras terlebih sejak umur 3 tahun dirinya sudah kehilangan sosok ayah karena meninggal dunia.

Dilanjutkan pria dengan postur tubuh tinggi itu mengaku sekolah SMP swasta di Dusun Pengandonan OKU. “Waktu SMP saya harus berjalan 12 km pulang-pergi, melewati padi-padi dan dua kali lewat jembatan gantung,” ujarnya seraya menyebut 6 km perjalanan pulang dan 6 km perjalanan pergi sekolah.

Namun saat ujian sekolah, dirinya mengikuti ujian di SMP Negeri 1 Baturaja. “Dulu kan kalau SMP swasta mau ujian suka pakai lokal sekolah lain. Nah saya ujiannya di SMPN
1 Baturaja,” sambungnya. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.